GianyarPolitik

Menyusup di Fun Bike, Bawaslu Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif

GIANYAR, Kilasbali.com – Berbagai momentum dimanfaatkan Bawaslu Gianyar untuk mewujudkan pembangunan pengawasan partisipatif pemilu di tengah masyarakat. Bertempat Areal Pura Desa Banjar Tunon, Singakerta, Ubud, Minggu (12/6), Bawaslu menyusup untuk memberikan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif pada acara Fun Bike & Cross Country CTC 2022 yang diselenggarakan oleh Komunitas  Cycling Tunon Community (CTC).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Komunitas Sepeda Gayung dari berbagai daerah tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan juga diberikan kesempatan untuk memberikan sosialisasi kepada para peserta yang hadir.

Hartawan mengajak masyarakat untuk turut taat administrasi dengan melakukan perekaman E-KTP. “Bagi warga yang berumur 17 tahun segera melakukan perekaman E-KTP agar dapat menggunakan hak pilihnya pada saat pemilihan/pemilu nanti,” pinta Hartawan.

Baca Juga:  Motivasi Hadapi Pemilu 2024, Bawaslu RI Kunjungi Bawaslu Tabanan

Selanjutnya Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Kabupaten Gianyar tersebut juga menyampaikan pentingnya membuat akta kematian bagi anggota keluarga yang sudah meninggal salah satunya untuk perkembangan Daftar Pemilih.

“Selain membuat E-KTP kami juga mengajak masyarakat sekalian agar membuat akta kematian untuk anggota keluarga yang sudah meninggal, hal tersebut demi terciptanya keakuratan daftar pemilih,” pungkas pria asal Desa Guwang tersebut.

Masih pada kesempatan yang sama Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Made Suniari Siartikawai, dan I Wayan Gede Sutirta serta Koordinator Sekretariat, I Wayan Budi Mahendra turut melakukan sosialisasi pengenalan kelembagaan tentang Tugas Pokok dan Fungsi Bawaslu dengan cara membagikan Stiker. Dalam pembagian stiker dan pengenalan Tupoksi Lembaga Bawaslu masyarakat terlihat merespon dengan baik dan mengapresiasi informasi yang diberikan.

Baca Juga:  Cegah PMK Lalu Lintas Ternak Dimonitoring

Bawaslu Gianyar berharap untuk komunitas yang mempunyai kegiatan positif seperti ini bisa melibatkan Bawaslu di dalamnya untuk memberikan sosialisasi tentang kepemiluan dari sisi pengawasan hanya selama 5 sampai 10 menit. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button