Badung

KB Serentak Sejuta Akseptor

Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-29

MANGUPURA, Kilasbali.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 Tahun 2022, baik di Pusat maupun Daerah, kembali dilaksanakan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor (PSA) secara gratis di seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia.

Launching PSA dilaksanakan secara virtual oleh Kepala BKKBN RI Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) di RSAL dr. Ramelan, Surabaya, Jawa Timur. Rabu (15/06/2022).

Pelaksanaan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor di Provinsi Bali dilaksanakan di semua titik layanan kesehatan dan KB (Rumah Sakit, Puskesmas, Praktik Mandiri Bidan, Klinik Swasta dan melalui Kader IMP).

Kepala BKKBN RI, mengutarakan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor dilaksanakan untuk meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas bagi pasangan usia subur.

“Kami ingin bisa mendekatkan layanan KB kepada masyarakat, memberikan layanan terbaik kepada masyarakat untuk bisa menjadi keluarga berkualitas,” ujarnya.

Dokter Hasto juga menitipkan pesan kepada keluarga Indonesia dan remaja khususnya untuk merencanakan kehidupan berkeluarga dengan matang agar bisa mencegah terjadinya stunting.

Baca Juga:  HUB.ID, Platform Kominfo Fokus Kembangkan Startup Indonesia Tingkatkan Bisnis

“Banyak sekali dampak negatif dari stunting, jadi, kalau mau hamil harus direncanakan. Saat ini, sebanyak 36% remaja mengalami anemia. Kalau tidak disiapkan dari sekarang nanti bisa melahirkan bayi stunting,” jelasnya.

Sementara Inspektur Utama BKKBN Ari Dwikora Tono, Ak.,M.EcDev didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih dan Kepala dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Badung, dr. I Nyoman Gunarta, MPH. meninjau langsung pelaksanaan PSA di Provinsi Bali di 2 (dua titik) yaitu di Klinik Sadajiwa, Desa Sembung, Badung dan Praktek Mandiri Bidan (PMB) Bidan Yan Mona Fridayanthi A.Md.Keb, Denpasar.

Pada kesempatan itu, Ari Dwikora mengatakan, pelayanan KB Sejuta Akseptor dalam rangka Hari Keluarga Nasional dilaksanakan di setiap titik lebih dari sejuta sehingga nama kegiatannya pelayanan KB Sejuta Akseptor.

Baca Juga:  Puncak Harganas di Bali

Menurutnya, pelayanan KB ini penting karena dapat mengatur jarak kelahiran anak. Pengaturan jarak kelahiran anak dapat mencegah terjadinya stunting. Untuk itu BKBBN yang saat ini menjadi koordinator pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting, gencar melakukan pencegahan stunting dengan mengurangi risiko stunting yang salah satu diakibatkan dari jaraknya kelahiran terlalu dekat.

“Melalui kegiatan ini kami harapkan sekarang tidak hanya membatasi dua anak, tapi kita bicara kualitas KB. Jika ingin keluarga berkualitas gunakan KB untuk bisa mengatur jarak lahir sehingga melahirkan anak yang sehat,” jelas Ari Dwikora Tono.

Baca Juga:  Peringati Harganas, BKKBN Bali Gerebek Stunting di Banjar Beng, Tunjuk, Tabanan

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih menyampaikan bahwa Provinsi Bali sendiri mendapatkan target 9.815 akseptor, dan melalui pantauan pelaporan dashboard yang sudah terlayani sebanyak 1.514 atau 15,43%.

“Kegiatan ini dilaksanakan 1 hari saja, serentak di seluruh faskes dan gratis.Dari keseluruhan target tersebut, Bali yakin mampu mencapai 100% bahkan lebih, karena pada hari ini di lini lapangan para kader IMP, PKB/PLKB melakukan penggerakan kepada para calon Akseptor KB dari rumah ke rumah,” ujarnya. (jus/kb)

Berita Terkait

Back to top button