BadungEkonomi BisnisNews Update

HUB.ID, Platform Kominfo Fokus Kembangkan Startup Indonesia Tingkatkan Bisnis

KUTA, Kilasbali.com — HUB.ID merupakan platform dari Kominfo yang berfokus kepada mengembangkan startup dari Indonesia untuk meningkatkan skala bisnis berkesinambungan dengan memanfaatkan jaringan yang dipunyai Kominfo, baik sektor korporasi atau pemerintah. Program HUB.ID terdiri dari business mentoring, business matchmaking, networking session, pitch training, demo day, dan global immersion untuk 5 startup terbaik.

Lewat roadshow statup di beberapa kota besar di Indonesia saat ini masih berfokus kepada upaya menjaring startup yang sesuai dengan lima sektor vertikal yakni, financial services, logistic/supply chain, SME enabler, B2B & enterprise solution, dan agriculture and aquaculture. Total, ada 25 start up terbaik yang menjadi target Kominfo untuk diberi pendampingan dalam memperoleh akses pendanaan dan kerja sama bisnis.

Ketua Tim Business Matchmaking Kemkominfo RI Luat Sihombing mengatakan, startup yang ikut dalam program HUB.ID Accelerator dipastikan mendapat pelatihan pitching mumpuni yaitu, Peter Browne dari Intangible Communication. “Akan ada special mentoring dari Peter Browne untuk memperkuat pitch deck para startup yang terpilih dari hasil kurasi agar pada kegiatan Business Matchmaking dapat suskes melakukan investment pitch kepada para VC/investor,” ujar Luat dalam Roadshow HUB.ID di Kuta, Jumat (1/7/2022) lalu.

Baca Juga:  Ekonomi Kreatif dan Digital Anak Muda Bali

Dalam acara tersebut menghadirkan narasumber dari komunitas startup dan startup Remote Skill Academy Aulia Halimatussaidah yang biasa dipanggil Salsabela menyampaikan, pentingnya membangun network bisnis untuk menguatkan kapabilitas sebuah startup digital dan hal ini terlihat dari aktivitas juga fokus program HUB.ID Accelerator.

Luat Sihombing menjelaskan, target HUB.ID 2022 adalah mencari startup digital yang memiliki badan hukum di Indonesia, founder yang merupakan WNI, telah berdiri lebih dari 2 tahun, dan memiliki traksi bisnis (post revenue), serta siap dan terbuka untuk bersinergi, bekolaborasi, bekerjasama, dan mendapatkam investasi. “Target program HUB.ID 2022 mendapatkan startup digital yang telah melakukan validasi bisnis dan proses product market fit dengan tujuan cukup siap untuk dipertemukan dengan mitra bisnia,” kata Luat.

Pendaftatan HUB.ID Accelerator akan ditutup pada 10 Juli 2022, setelah melakukan penjaringan startup digital melalui Promotional Roadshow di Kota Makassar, sebelumnya juga terselenggara di Bandung, Surabaya, Medan, dan Yogyakarta. “Seluruh informasi lengkap tentang HUB.ID Accelerator dapat diketahui melalui situs www.hub.id dan media sosial di instagram, linkedin @hub.jd,” katanya.

Baca Juga:  Nakes Tabanan Booster Kedua

Salah satu alumni HUB.ID 2021 Gerry Mangentang, selaku CEO IZY mengakui, program ini sangat bermanfaat dan Kominfo melalui HUB.ID telah memberikan IZY kesempatan untuk mencari investor dan mitra bisnis saat diikutsertakan sebagai delegasi pada Dubai Expo 2020. “Networking adalah hal utama yang membuat startup baru bisa berkembang, dan itu yang difasilitasi HUB.ID untuk membangun jejaring, baik klien ataupun investor. Kolaborasi bisnis pun menjadi hal paling mungkin terjadi di HUB.ID,” kata Gerry. (kb/djo)

Berita Terkait

Back to top button