Gianyar

Vaksin PMK Terbatas, Prioritas Wilayah Berkasus

GIANYAR, Kilasbali.com – Untuk mencegah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), vaksinasi kini gencar dilakukan. Namun karena vaksin terbatas, maka diprioritaskan di wilayah berkasus. Salah satunya di Kabupaten Gianyar.

Kamis (7/7), tim vaksinasi PMK melakukan vaksinasi di wilayah yang sebelumnya terdeteksi kasus PMK. Yakni di Desa Temesi, Kecamatan Gianyar dan Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh.

Pantauan Kamis pagi, tim vaksinator melibatkan petugas dari Dinas Pertanian bidang Peternakan, aparat TNI dan Polri. Dari jatah 1000 vaksin yang diterima, ditarget selesai sehari hingga dua hari.

Baca Juga:  Gerak Jalan Ala Fashion Week

“Kalau hari ini belum selesai, kita akan selesaikan besok. Semuan dokter hewan kita turunkan. Target kita satu dua hari ini harus sudah klear,” tandasnya.

Memang, dari jumlah populasi sapi di Gianyar mencapai 50.850 ekor dengan jatah vaksin sedikit, prioritasisasi pun dijadikan acuan.

Terkait kekurangan vaksin yang masih sangat banyak tersebut, Raka mengatakan pihaknya menunggu kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga:  Polres Gianyar Jus Hasish Senilai Rp3,5 M

“Kita masih menunggu arahan dari pusat. Sebab vaksin tersebut kita terima dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Di hari pertama ini, vaksinasi dilakukan di dua desa ini, karena jumlah terbanyak sapi yang diserang PMK ada di Desa Medahan. Yakni sebanyak 26 ekor.

Terdiri dari 20 ekor indukan dan sisanya anakan sapi. Sementara Desa Temesi, ikut diantisipasi karea menjadi sumber bibit sapi di Desa Medahan.

Baca Juga:  Tera Ulang, Timbangan Kotor tak Terawat Diragukan

“Sapi yang di Desa Medahan itu datangnya dari Temesi. Jadi kamj amankan dulu daerah yang berpotensi terpapar,” pungkasnya. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button