News UpdatePendidikanTabananTokoh

Budi Pekerti dan Etika

Sanjaya Serahkan SK PPPK Tahap II

TABANAN, Kilasbali.com – Budi pekerti dan etika merupakan hal dasar yang harus ditanamkan kepada anak didik, agar anak- anak nantinya bisa menjadi anak yang santun dan memiliki tata krama dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya saat menyerahkan secara simbolis SK Keputusan Bupati Tabanan tentang Pengangkatan PPPK Guru Tahap II Serta Pendatanganan SPK PPPK Guru Tahap II Tahun Anggaran 2021, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Jumat (8/7).

“Saya menaruh harapan besar kepada para tenaga pengajar (guru) agar memberikan pelajaran budi kerti yang baik kepada para siswa,” harap Sanjaya.

Sanjaya menjelaskan, secara Nasional, Tahun 2022 menjadi tahun yang sangat penting terkait dengan keberadaan Sumber Daya Manusia, Aparatur, Birokrasi, khususnya untuk para pegawai berstatus non-ASN. Oleh Sebab itu, Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengamanatkan agar para Pejabat Pembina Kepegawaian melakukan pemetaan pegawai Non-ASN untuk selanjutnya diberikan kesempatan mengikuti seleksi CPNS dan PPPK atau dilakukan skema tenaga alih daya bagi tenaga teknis yang bersifat spesifik.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan sejatinya sangat memerlukan penggerakkan tenaga non-ASN yang ada saat ini, dalam proses pelayanan publik dan pemerintahan di Kabupaten Tabanan, dan saya selaku Kepala Dearah, tentunya saya akan mengambil langkah-langkah strategis demi kepentingan bersama bedasarkan ketentuan yang berlaku. Sejalan dengan hal tersebut, saudara-saudara para penerima SK pengangkatan PPPK Guru yang hadir saat ini berjumlah 316 orang,” ujar Sanjaya.

Pihaknya menyatakan dengan ditanda-tanganinya perjanjian kerja dan penyerahan SK PPPK ini, maka para terlantik telah resmi menjadi bagian dari ASN dan hal tersebut merupakan capaian yang harus disyukuri. “Saya percaya saudara adalah tenaga yang unggul dan ahli di bidang Pendidikan. Karya dan jerih payah saudara sejak dahulu membangun dunia Pendidikan di Tabanan agar menjadi lebih baik kedepannya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pedagang Pasar Semabaung Harap Tak "Lockdown" Lagi

Hal tersebut, senada dengan kebutuhan Pemkab Tabanan akan tenaga Pendidikan guru yang diakui sudah dibutuhkan dari dulu. Apalagi dalam mewujudkan Visi dan Misi Tabanan membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) tepatnya di point nomor 2 tentang Pendidikan dan Kesehatan yang sangat-sangat penting.

“Bapak dan Ibu guru memiliki skill untuk mendidik anak-anak kita sebagai generasi penerus. Maka dari itu, kami dari Pemkab Tabanan sangat menggantungkan harapan besar terhadap para guru yang hadir pada hari ini, gunakan skill sebaik-baiknya untuk mencerdaskan anak Indonesia,” imbuhnya.

Pihaknya juga menekankan untuk semua guru yang hadir untuk terus up-to-date tentang Pendidikan yang berkembang, terutama di era digitalisasi. “Para guru harus lebih update dan terdepan daripada yang dididik, jangan sampai terbalik karena dunia Pendidikan sangat berkembang, karena guru patut ditiru, harus memiliki keyakinan. Banggalah menjadi guru, itu merupakan penghormatan dan pekerjaan yang mulia,” pesannya.

Baca Juga:  Cok Ace Lepas Kontingen Jamnas Kwarda Bali

Lebih lanjut, pihaknya juga menekankan 3 poin penting yang patut diperhatikan yakni; Pendidikan Budi Pekerti, Ciptakan Terobosan dan Inovasi dalam proses pembelajaran untuk mengejar ketertinggalan selama pandemi Covid 19, dan tunjukkan dedikasi dan loyalitas selama perjanjian kerja yang tentunya menjadi komponen utama dalam evaluasi kinerja.

“Selalu lakukan koordinasi dan Kerjasama dengan berbagai pihak untuk melancarkan tugas-tugas saudara, pahami semua aturan tentang PPPK Guru dan disiplin pegawai yang berlaku bagi ASN di seluruh Indonesia. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada para penerima SK PPP3 Guru Gelombang II. Mari bersinergi membangun Tabanan Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” tegasnya.

Baca Juga:  Motivasi Jadi Sang Juara

Sebagaimana dijelaskan oleh I Made Kristiadi Putra, S.STP., MPA selaku Kepala BKPSDM, seleksi PPPK guru sebelumnya dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui 2 tahapan seleksi, dengan rincian tahap 1 formasi tahun 2021 telah lulus sebanyak 450 orang dan SK telah diserahkan oleh Bupati Tabanan pada tanggal 26 April 2022. “Selanjutnya seleksi PPPK Guru tahap 2, telah lulus sebanyak 316 orang, sebagaimana pelaksanaan kegiatan pada hari ini dan akan diserahkan SK oleh Bupati Tabanan secara simbolis” jelasnya. (m/kb)

Berita Terkait

Back to top button