HiburanSosialTabananTokoh

Jaga Ekosistem dan Kelestarian Lingkungan Melalui Lomba Mancing

TABANAN, Kilasbali.com – Sebagai wujud dukungan terhadap kreativitas masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri sekaligus menutup lomba mancing yang dilaksanakan oleh ST. Eka Dharma Usadha, Banjar Katimemes, Desa Sudimara, Tabanan, Minggu, (31/7) pagi.

Kegiatan yang dilangsungkan di saluran irigasi Subak Sakeh, Banjar Katimemes, juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga, Sekda, Asisten II, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Muspika Kecamatan Tabanan. Nampak juga Perbekel, Bendesa Adat dan tokoh masyarakat setempat.

Tampak, ratusan pemancing mengikuti lomba mancing ikan lele yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah dan puluhan doorprize tersebut. Dimana, selain untuk menjaga kelestarian lingkungan, lomba mancing ini dilaksanakan dalam rangka HUT ST. Eka Dharma Usadha, juga sebagai ajang penggalian dana.

Baca Juga:  Bawaslu Tabanan Lakukan Uji Petik Pemilih TMS

Atas nama pemerintah Kabupaten Tabanan, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya lomba ini. Dalam melaksanakan kegiatan ini, Sekaa Teruna pasti sudah memperhitungkan segala hal, baik kebersamaan, gotong-royong maupun dalam rangka pemilihan tempat dari jauh hari sebelumnya.

“Syukur adik-adik berinisiatif melaksanakan kegiatan ini bukan hanya serta merta menggali dana untuk kegiatan ST, namun mengajak ST. menjadi bagian dalam aksi sosial khususnya di Banjar. Dimana, Sekaa Teruna adalah generasi yang akan meneruskan perjuangan di Banjar masing-masing. Sekali lagi, Saya sangat apresiasi kegiatan ini,” ujar Sanjaya.

Dilihat dari sisi geografis, dikatakan Sanjaya, bahwa alam Tabanan mempunyai saluran irigasi yang banyak yang sangat cocok dipakai untuk lomba mancing. Selain itu, diharapkan melalui lomba mancing ini, kesadaran dalam menjaga lingkungan lebih ditingkatkan kembali, karena kelestarian alam dan lingkungan sangat berpengaruh pada keberlangsungan hidup manusia.

Baca Juga:  Jalankan Yadnya dengan Gotong Royong

“Khususnya untuk adik-adik Sekaa Teruna, nanti sehabis lomba mancing ini jangan sampai menyisakan sampah. Apalagi sampah plastik, jangan sampai menyisakan sampah-sampah plastik dan dibuang ke sungai. Itu tidak boleh sama sekali, karena sudah ada peraturannya terkait pengelolaan sampah plastik. Tolong bersihkan semua sampah, sehingga para pekaseh dan klian-klian Subak tidak komplain,” pinta Sanjaya.

Sanjaya sangat berharap, Sekaa Teruna dan Pekaseh juga Klian Subak yang ada dilingkungannya bersinergi mewujudkan kali bersih. Disamping itu, persatuan dan kekompakan juga harus terus dijaga dalam tubuh Seka Teruna, sehingga memudahkan untuk mewujudkan pembangunan di Banjar masing-masing.

Senada dengan Bupati, ST. Eka Dharma Usadha dan seluruh pihak terkait dalam lomba mancing itu siap menjaga kelestarian lingkungan. Dimana dalam lomba ini ditebar sebanyak 2,5 Kwintal Ikan lele dengan ukuran yang bervariasi di saluran irigasi yang panjangnya melebihi 150 Meter. Uang jutaan rupiah diperebutkan oleh peserta yang mampu mendapat ikan lele terberat, dimana hadiah diserahkan langsung oleh Bupati Tabanan.

Baca Juga:  Yoga Segara, Tokoh Muda Asal Serangan Masuk Tiga Besar Bursa Dirjen Bimas Hindu

Kehadiran Bupati beserta jajaran disambut antusias oleh pihak ST dan Banjar. Seperti yang disampaikan oleh Kadek Dendi Hendra Saputra selaku ketua panitia, sangat mengapresiasi kehadiran Bupati dan jajaran dalam lombang mancing yang digelar pihaknya. Dukungan ini dikatakannya sangat berarti bagi pihaknya untuk menjalankan program kerja yang ada di sekaa teruna itu sendiri, seperti kegiatan ulang tahun dan lainnya, ataupun membantu kegiatan pembangunan di masyarakat. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button