Buleleng

Sipandu Beradat, Ancaman Bakar Los Kios di Pasar Sangsit Berakhir Happy Ending

SINGARAJA, Kilasbali.com — Sempat bersitegang hingga berujung ancaman pembakaran los kios di Pasar Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng akhirnya berakhir happy ending (damai).

Kedua belah pihak bersengketa yakni Dewa Kadek Sudiasa (42) selaku pedagang los kios asal Desa Bungkulan dan Komang Muliawan alias Kontek (35) asal Desa Sangsit sepakat berdamai.

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sawan AKP Dewa Putu Sudiasa SIP mengungkapkan, sengketa itu terjadi lantaran keduanya salah paham hingga berujung saling tantang dan akhirnya muncul pengancaman.

Baca Juga:  Kementan Perkenalkan Praktik Pertanian Berkelanjutan ke Delegasi AMM G20

“Kronologinya begini, Dewa kala itu sedang memutar mobil pick up yang dikendarainya di selatan Pasar Sangsit. Kebetulan melintas di depannya Kontek. Lalu, terjadi cekcok mulut hingga saling tantang berkelahi. Tak sampai disitu, Kontek sempat mengancam akan membakar los kios dagangan milik Dewa, sebelum akhirnya Dewa memutuskan lapor  Bhabinkmtibmas Desa Sangsit AIPDA Wayan Sugianta. Kejadiannya itu, Minggu (21/8) sekitar pukul 16.00 sore,” terang Kapolsek Sudiasa ketika dihubungi melalui telepon seluler pada Jumat (26/8).

Selanjutnya, imbuh Kapolsek Sudiasa,  kedua belah pihak dipertemukan pada  Kamis (25/8) pukul 11.50 wita di kantor pasar pasar desa Adat Sangsit Dauh Yeh.

“Kita lakukan penyelesaian persuasif Sipandu Beradat. Hasilnya, keduanya sepakat mengakhiri sengketa ini happy ending. Kontek meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi. Ya, kita selalu akan hadirkan solusi terbaik kepada masyarakat guna menekan potensi konflik,” pungkasnya. (ard/kb)

Berita Terkait

Back to top button