Hiburan

Tiga Tahun Vakum, Banteng Sansevieria Community Kembali Gelar Kontes Nasional Sansevieria

JAKARTA, Kilasbali.com – Banteng Sansevieria Community kembali menggelar Kontes Nasional Sansevieria mengangkat tema “Sansevieria di hati, Sansevieria dinanti” di Lapangan Banteng.

Acara ini menjadi salah satu bagian penting dari Pameran Flora dan Fauna (Flona) kembali digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai 26 Agustus hingga 26 September 2022.

“Setelah tiga tahun kami vakum dikarenakan pandemi Covid-19, tahun ini kami menjawab doa dan harapan dari teman-teman pencinta tanaman Sansevieria yang tersebar di seluruh Indonesia dengan melaksanakan Kontes Nasional Sansevieria 2022 ini, dan tentunya tetap mengikuti prokes pemerintah,” ujar Ketua Pelaksana kegiatan Kontes Nasionasl Sansevieria 2022 Muhammad Iqbal Ikhzamahe.

“Ajang ini tidak hanya kompetisi semata, karena sekaligus menjadi ajang temu kangen, diskusi, berbagi pengalaman dan ilmu baru terkait tanaman sansevieria,” tambahnya.

Pelaksanaan acara Kontes Nasional Sansevieria 2022 ini mendukung tema Pameran Flona 2022 yakni, Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta mengusung tema utama Flona bertajuk “Kolaborasi.”

Sebagai informasi, pameran Flona sebelumnya sudah diadakan sebanyak 34 kali dan tahun ini menjadi penyelenggaraan yang ke-35. Pameran Flona terakhir diadakan di Lapangan Banteng pada 2019. Di penyelenggaraan sebelumnya, Flona mengangkat tema “Ruang Hijau Jakartaku.”

Baca Juga:  Sumadhi Berpulang, Sekretariat DPRD Gianyar Berduka 

Tercatat, sebanyak 120 tanaman peserta kontes yang pemiliknya hadir dari berbagai kalangan, mulai dari pedagang, hobiis, kolektor, breader (penyilang atau penyilang) ataupun petani tanaman Sansevieria.

Kontes Nasional Sansevieria 2022 kali ini tidak hanya diikuti peserta dari Jabodetabek, namun berbagai komunitas pencinta Sansevieria dari berbagai daerah seperti Lembang, Jepara, Malang, Surabaya, Wonosobo, Semarang, bahkan Makassar.

Pada kontes tahun ini, terdapat delapan kategori kelas yang dikompetisikan yakni: Kelas Hybrid dengan kategori Small, Madya, Utama; Kelas Variegata dengan kategori Small, Madya, Utama; Kelas Pinguicula Variegata dengan kategori Small dan Madya.

Baca Juga:  Bali Siap Sambut World Tourism Day 2022

Bapak Sentot Pramono selaku dewan juri Kontes Nasional Sansevieria 2022 menuturkan “Kali ini kami menemukan fenomena yang menarik yaitu khususnya pada kelas Hybrid Small selain jumlah peserta semakin banyak, kelas ini pun menampilkan jenis-jenis Hybrid yang baru, corak dan warna yang bagus sehingga membuat persaingan sangat ketat”.

“Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki semakin banyak breader (penyilang atau pemulia) tanaman Sansevieria yang mampu menghasilkan jenis baru tanaman Sansevieria yang tidak kalah dari negara-negara lain,” lanjutnya.

Muhammad Hatta, salah satu juri Kontes Nasional Sansevieria 2022 pun menambahkan jenis-jenis tanaman Sanseviera Hybrid baru ini tidak hanya diterima dengan positif bahkan ditunggu oleh para pencinta tanaman Sansevieria lokal dan Internasional. “Kami para juri sangat mengapresiasi hal ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sanjaya Tinjau Progres Taman Bung Karno

Ibu Lien atau oma Lien selaku sesepuh komunitas menghimbau para pencinta tanaman Sansevieria untuk selalu menyebarkan informasi, mengedukasi masyarakat terkiat banyak manfaat yang diperoleh dengan berkecimpung memelihara tanaman Sansevieria.

Antara lain kesehatan dan kekayaan batin dan turut aktif mendorong perekonomian nasional karena banyak penggemar tanaman ini. Kelebihan dari tanaman Sansevieria atau lidah mertua ini sangat beragam, membuat banyak orang menggemari tanaman sansevieria.

Bahkan Lembaga Antariksa Amerika NASA meneliti tanaman ini dan merilis hasilnya bahwa Sansevieria merupakan tanaman hias penyerap polutan paling efektif. “Keistimewaan lain tanaman ini adalah mengeluarkan oksifen setiap saat sehingga menjadi satu-satunya tumbuhan yang aman berada di ruang tidur,” ujarnya. (rzk/kb)

Berita Terkait

Back to top button