PolitikTabanan

Hanya Sebulan, Tabanan Naik 3.262 Pemilih

    TABANAN, Kilasbali.com – Hanya dalam jangka waktu sebulan, pemilih di Tabanan naik. Dari catatan KPU Tabanan, dibandingkan dengan jumlah pemilih bulan Agustus 2022 yang hanya 361.326 pemilih, maka September 2022 jumlah pemilih di Tabanan bertambah sebanyak 3.262 pemilih, sehingga total menjadi 364.588 pemilih.

    “Hal itu disebabkan karena adanya pemilih pemula dan pemilih yang masuk ke Kabupaten Tabanan,” ungkap Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Tabanan, I Ketut Sugina dalam rapat koordinasi Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan ke III di Kantor KPU Tabanan, Jumat (30/09/2022).

    Penambahan sebanyak 3.262 pemilih karena pihaknya mendapatkan masukan data pemilih baru baik pemula dan pindah masuk, begitu juga pemilih yang dicoret karena TMS (Tidak Memenuhi Syarat).

    “Sebenarnya bulan ini kita mendapatkan tambahan pemilih baru sebanyak 8.128 pemilih yang terdiri dari pemilih pemula sebanyak 8.124 pemilih serta pemilih pindah masuk sebanyak 4 pemilih,” ujarnya.

    Baca Juga:  Tingkatkan Kinerja Sekretariat DPRD Provinsi Bali Luncurkan E-Audiensi

    Namun secara bersamaan pihaknya juga mencoret pemilih lain yang masuk katagori TMS. “Kita mamasukan pemilih baru sebanyak 8.128 pemilih, namun kita juga mencoret pemilih TMS sebanyak 4.866 pemilih, sehingga selisihnya hanya 3.262 pemilih,” bebernya.

    Pemilih yang dicoret sebanyak 4.866 pemilih lantaran Ganda sebanyak 69 dan bukan penduduk sebanyak 4,797 pemilih. “Kita juga melakukan ubah elemen data pemilih sebanyak 273 namun itu tidak mempengaruhi jumlah pemilih,” ucapnya.

    Karena ini rapat Triwulan, maka Sugina juga membeberkan progress secara triwulan. Kalau sebelumnya pada triwulan II yakni bulan Juni 2022, jumlah pemilih sebesar 363.446 pemilih, maka ada kenaikan sebanyak 1.142 pemilih pada triwulan III pada bulan September ini.

    Artinya dalam tiga bulan terakhir, Juli sampai September pihaknya menambahkan sebanyak 9.659 pemilih baru, serta mencoret pemilih TMS sebanyak 8.517 pemilih. Penambahan pemilih sebanyak 9.659 itu berasal dari pemilih pemula sebanyak 8.126 dan Pindah Masuk sebanyak 1.533 pemilih.

    Baca Juga:  Teh Gobo, Teh Berbahan Dasar Sayur Gonda Ciri Khas Desa Bongan

    “Dari triwulan II ke Triwulan III ini kamu juga mencoret sebanyak 8.517 pemilih karena Meninggal 1.028, Pindah Keluar 1.801, Ganda 891 dan bukan penduduk sebanyak 4.797, sehingga total pemilih yang kami coret sebanyak 9.659 pemilih,” tegasnya.

    Rapat koordinasi yang dipimpin Plh Ketua KPU Tabanan, Luh Made Sunadi yang dihadiri para stakeholder dan pimpinan partai politik di Tabanan itu berlangsung penuh diskusi.

    Dalam kesempatan tersebut Luh Sunadi berharap peran seluruh pihak untuk bersama-sama berperan aktif dalam proses pemutakhiran data pemilih di Kabupaten Tabanan sehingga nanti menghasilkan daftar pemilih yang berkualitas yang memenuhi unsur Akurat, Mutakhir dan Komprehensif sesuai prinsif pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan.

    “Peran bapak ibu para stake holder dan pimpinan partai politik, sangat kami harapkan sehingga daftar pemilih yang dihasilkan nantinya adalah daftar pemilih hasil kerja bersama, bukan hanya kerja KPU,” ucapnya.

    Baca Juga:  Sanjaya Hadiri Peluncuran Jingle dan Maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan 2024

    Dia juga mengajak semua pihak ikut aktif dalam melaporkan kondisi pemilih di tingkat akar rumput seperti ada warga yang sudah memenuhi syarat namun belum masuk daftar pemilih, atau pemilih yang sudah meninggal masih tercantum di daftar pemilih.

    “Proses pemutakhiran yang dilakukan KPU Tabanan ada tiga yakni Menambahkan Pemilih Baru yang memenuhi syarat, Mencorot pemilih yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat) serta melakukan ubah elemen data,” bebernya.

    Dalam rakor tersebut partai politik mengapresiasi kerja keras KPU Tabanan dalam memutakhirkan data pemilih di Tabanan. “Kami mengapresiasi kinerja KPU Tabanan dan berharap kedepannya daftar pemilih di Tabanan semakin berkualitas, sehinggga pemilu 2024 mendatang dapat berjalan dengan aman dan lancer,” ucap I Gst Omardani LO PDIP yang diamini oleh I Made Arjana LO Partai Golkar dan Alit Purnata LO partai Demokrat. (m/kb)

    Back to top button