GianyarTokoh

‘Sayan Rumaket’, Ganjar Disambut Layaknya ‘Presiden’

GIANYAR, Kilasbali.com – Meski ruang geraknya dikepartaian sedikit terbatas, dukungan Ganjar Pranowo yang digadang-gadang menjadi Capres di Pemilu 2024, terus mengalir. Bahkan sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Gajah Mada (KAGAMA), Gubernur Jawa Tengah ini Banjir undangan dari berbagai daerah. Seperti halnya undangan dari para Yowana di Ubud dalam acara Sayan Rumaket, Sabtu (8/10).

Disambut layaknya ‘presiden’, Ganjar Pranowo mengawali kegiatannya dengan mengikuti jalan santai dengan finish di Beji Penestanan Kaja. Di sana ia didampingi Wakil Gubernur Bali, Cok Ace, Bupati Gianyar, Made Mahayastra hingga Restor Universitas Gadjah Mada, Ova Emilia. Sebagai kehormatan, Ganjar diminta untuk membubuhkan satu pahatan pada relif di Beji Penestanan Kaja.

Menariknya, usai kegiatan itu, seorang pria yang telah berumur mendekati Ganjar. Dan, menyatakan sebagai pendukung Ganjar Pranowo untuk maju pada Pemilihan Presiden 2024. Bahkan, pria tersebut menyatakan kerap mengkampanyekan Ganjar di media sosialnya.

Baca Juga:  Ketua PKP Gianyar ‘Dibidik’ Partai Lain

“Siap untuk jadi nomer satu? Saya dukung bapak, saya sering katakan itu di medsos saya,” ujar warga lokal tersebut. Medapat sapaan demikian, Ganjar pun tersenyum. Lalu berbincang dengan pria terbut. Namun tak menanggapi terkait Pilpres 2024.

Kepada wartawan, Ganjar menegaskan bahwa kunjungannya ke Desa Sayan tidak ada agenda politik. Kedatangannya ini, karena diundang perangkat desa setempat sebagai Ketum Kagama.

“Saya hanya menghadiri undangan Kagama pas kami (Kagama) ada agenda di sini. Dan, kebetulan kades kades (di Gianyar) juga ada alumni UGM,” ujar Ganjar mengelak.

Baca Juga:  Memberantas Korupsi Harus Mulai dari Diri Sendiri

Usai mengunjungi di Beji Penestanan Kaja, Ganjar lantas mendatangi Taman Baca selaku lokasi utama acara Sayan Rumaket. Di sini, Ganjar mengunjungi stand kesenian karyawa warga Sayan, seperti lukisan young artis sebagai ciri khas Sayan. Acara Sayan Rumaket ini merupakan kegiatan yang digagas oleh Sekaa Teruna Teruni (STT) Banjar Mas, Desa Sayan.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengatakan, pihaknya ikut mendampingi Ganjar dikarenakan dalam kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali.

Karena itu, sebagai tuan rumah, ia wajib untuk hadir. Terlebih lagi, kata dia, Ganjar merupakan tokoh politik nasional, karena itu, ia menilai kedatangan Ganjar ini sebagai bentuk kehormatan bagi Kabupaten Gianyar.

Sementara itu, sebagai pembicara bersama Ova Emilia Rektor UGM, Arie Sujito Wakil Rektor Bidang kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni, dan I Kadek Gunarta owner Bali Sprite Festival, Ganjar yang memulai pembicaraan terkiat wisata yang sangat mungkin dilakukan oleh semua lapisan masyarakat. Baik kalangan menengah atas mau pun menengah bawah yang mengharuskan untuk menabung terlebih dahulu.

Baca Juga:  Bantuan 2 Ton Beras untuk 100 Warga Bangli

Saat ini wisata yang dilakukan masyarakat tidak hanya di kota tetapi mulai bergeser ke Desa yang menyajikan pemandangan hijua sawah, hutan dan kondisi masyarakatnya. Untuk Bali selalu menjadi pilihan.

“Bali diem saja sudah cantik, orang ke Bali tidak hanya berwisata tetapi bereksperimen ke desa, bisa melihat orang nari setiap hari, arsitektur, dan banyak lagi,” ujar Gubernur Jawa Tengah tersebut. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button