GianyarNews UpdatePeristiwa

Tak Kuat Nanjak, Truk Ngatrek Lindas Siswi SMK

GIANYAR, Kilasbali.com – Seorang siswa meninggal di tempat saat dilibas truk ngatrek di sebuah jalan tanjakan yang menghubungkan Banjar Gelumpang, Sukawati  dan Banjar Pinda, Blahbatuh, Selasa (11/10).

Saat kejadian siswi mengendarai sepeda motor dengan berboncengan mengikuti truk di jalan tanjakan. Tak kuat menanjak truk pun berjalan mundur dengan rem blong. Seorang siswi selamat dalam laka lantas ini meski menderita sejumlah luka lecet.

Dari keterangan yang diterima, kecelakaan berawal dari truk bermuatan kardus datang dari barat jalan turunan wilayah banjar Gelumpang Desa Sukawati kemudian menanjak ke Wilayah Banjar Pinda Desa Saba. Saat berada di tengah-tengah tanjakan truk bermuatan kardus tidak kuat nanjak, truk pun berjalan mundur dengan sangat cepat.

Baca Juga:  Ngeredag Desa, Kawal Iringan Tolak Bala

Di belakang truk tersebut, terdapat sepeda motor yang dikendarai dua orang siswi SMK yang saling berboncengan. Sementara di belakang sepeda motor terdapat sebuah truk box bermuatan makanan instan. Dalam hitungan menit, pemetor siswa ini tidak bisa menghindar sehingga dilibas bermuatan kardus dengan kepala masuk ke bawah roda truk.

Melihat kondisi tersebut sopir truk makanan instan yang berposisi paling belakang dengan cepat melompat kekanan untuk menyelamatkan diri. Sebelum akhirnya kepala truknya ringsek dihantam pantat truk kardus. Sementara kernetnya yang masih berada di dalam truk sempat tergencet, beruntung hanya mengalami luka ringan.

Sementara kondisi salah satu pengendara sepeda motor sangat mengenaskan. Motor jenis honda vario techno yang dikendarai hancur. Salah satu korban meninggal di tempat dengan kepala pecah. Satu korban lagi mengalami lecet-lecet. Belum diketahui pasti identitas kedua siswi tersebut, namun warga menyebut mereka dari Banjar Patolan, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh Gianyar.

Baca Juga:  Poltrada Bali Pamerkan Motor Konversi Listrik

Keterangan Sopir Truk Kardus, Wahyu, bersama temannya Yoga, mengatakan di tengah jalan tanjakan ia akan mengoper ke gigi satu. Namun ternyata tidak bisa. Truk pun berjalan mundur dengan cepat. “Saya baru pertama lewat sini, rencana bawa barang ke PT Mulya Bali Perkasa,” ujarnya.

Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Sanjiwani. Sementara sopir truk akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button