GianyarSeni BudayaSosial

Brimob Polda Bali Ajak Suporter Doa Bersama

Empati Korban Tragedi Kanjuruhan

    GIANYAR, Kilasbali.com – Mendung gelap di atas langit Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar tak menyurutkan langkah ratusan suporter perwakilan dari 5 klub sepak bola di Indonesia berkumpul.

    Kedatangan para suporter untuk melakukan doa bersama bagi korban tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.

    “Kegiatan ini sebagai bentuk empati kami kepada para korban yang meninggal dunia,” tutur Anto salah satu suporter Arema Dewata, Minggu (16/10/2022) sore di Gianyar.

    Salah satu suporter Persija, Indra mengatakan, peristiwa memilukan di Kanjuruhan Malang bisa menjadi pelajaran yang berharga.

    Baca Juga:  Begini Solusi Dualisme Pasar Senggol Gianyar

    Oleh karena itu ia menyatakan bahwa sudah saatnya mengakhiri rivalitas antarsuporter yang berujung pada aksi anarkistis.

    Doa bersama bagi 132 korban tragedi Kanjuruhan Malang oleh para suporter diinisiasi oleh Satuan Brimob Polda Bali.

    Dansat Brimob Polda Bali Kombes Pol. Firdaus Wulanto dalam sambutan yang dibacakan Danyon B Pelopor, Kompol I Nyoman Rana menerangkan, doa dilakukan sebagai bentuk aksi solidaritas dan turut berduka cita atas peristiwa tersebut.

    Baca Juga:  Serahkan Hibah Rp 2,1 Miliar di Tampak Gangsul, Bukti Konkret Komitmen Bupati Giri Prasta Ringankan Masyarakat Bali

    “Selain suporter, dalam tragedi tersebut juga terdapat dua anggota Polri yang gugur. Sehingga, Satuan Brimob Polda Bali bersama dengan instansi terkait lainnya melaksanakan kegiatan doa bersama,” ujarnya.

    Dikatakan, kendati musibah dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja, pihaknya berharap peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang tidak terjadi kembali di kemudian hari.

    “Ini sebagai pembelajaran bagi semua. Mari jadikan hal tersebut sebagai momentum kebangkitan sepak bola Indonesia dan kebersamaan lapisan suporter yang ada,” tuturnya. (wd/kb)

    Back to top button