Ekonomi Bisnis

Blibli Optimis Hasilkan Bisnis Berkelanjutan Lewat Ekosistem Bernilai Tambah

JAKARTA, Kilasbali.com – Bertempat di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (18/10/2022), PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli atau Perseroan), menyelenggarakan “Due Diligence Meeting” dan “Paparan Publik” (Public Expose), terkait rencana penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang akan dilakukan oleh perseroan pada November 2022 mendatang.

Bersama entitas anak, tiket.com dan Ranch Market, Blibli menegaskan posisinya sebagai pemimpin ekosistem omnichannel perdagangan dan gaya hidup yang terintegrasi di Indonesia. Sinergi dan integrasi dalam ekosistem ini, menawarkan pelayanan berkualitas, terpercaya, inovatif, dan berkelanjutan.

Pendapatan neto pada periode semester pertama tahun 2022 tercatat sebesar Rp6,7 triliun, tumbuh 124% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Blibli optimis menghasilkan bisnis berkelanjutan lewat ekosistem bernilai tambah.

Baca Juga:  Tawarkan Advance Fertility Treatment Bunda Morula Buka di Nusa Dua

CEO & Co-Founder Blibli Kusumo Martanto mengatakan, aksi korporasi Blibli ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mengembangkan bisnis yang berkelanjutan di era disrupsi dan menyongsong pertumbuhan ekonomi digital di masa mendatang.

“Ekosistem Blibli mensinergikan tiga platform unggulan yaitu, commerce
(Blibli); online travel agent (OTA) dan gaya hidup (tiket.com); serta high quality supermarket chain terkemuka (Ranch Market).

Blibli senantiasa fokus membangun kepercayaan, memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi para pelanggan, serta menyediakan layanan yang lebih lengkap, bermanfaat dan terintegrasi dari tiap channel dan platform di dalam ekosistem,” ujar Kusumo Martanto.

Baca Juga:  Kabar Baik, Restrukturisasi Kredit di Bali Diperpanjang

Sinergi ini juga diperkuat dengan fundamental bisnis yang kokoh dari berbagai aspek model bisnis, dan Blibli fokus pada pendekatan Business-to-Consumer (B2C) dengan dukungan dari brand partners berskala global maupun nasional dalam bentuk kemitraan strategis.

Model bisnis ini berimplikasi pada penjualan dan laba yang memiliki rasio lebih tinggi dibandingkan model bisnis Consumer-to-Consumer (C2C). Bermitra dengan para pemegang merek, Blibli memastikan keaslian produk yang ada dalam platformnya demi menjaga kepuasan serta kepercayaan pelanggan.

Didukung dengan infrastruktur logistik andal lewat jaringan pergudangan dan layanan pengiriman yang dikelola secara mandiri, ditambah lebih dari 21 mitra logistik pihak ketiga. Dengan kekuatan rantai pasok dari hulu ke hilir yang dimilikinya, Blibli memelopori pengiriman cepat sampai lewat fitur dua jam sampai (2 Hours-Delivery) yang tersedia di 34 kota di penjuru Tanah Air.

Baca Juga:  Bali Siap Jadi Etalase Produk Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia

CEO tiket.com, George Hendrata mengatakan, sebagai pionir Online Travel Agent (OTA) di Indonesia, tiket.com mengukuhkan kepemimpinnya di segmen travel dan lifestyle yang membawa nilai tambah bagi ekosistem.

“Travel dan lifestyle adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Lewat ekosistem terpadu ini, kami percaya dapat semakin memenuhi kebutuhan pelanggan saat mereka sibuk dengan kesehariannya,” kata George, seraya menambahkan, pada tahun 2019, tiket.com juga dinobatkan sebagai “The Fastest Growing OTA in the World”. (Kb/djo)

Berita Terkait

Back to top button