PeristiwaTabanan

Tukad Yeh Ho Makan Korban Lagi

Diduga Lagi Mandi Hanyut Terseret Arus

TABANAN, Kilasbali.com-Tukad Yeh Ho kembali memakan korban. Seorang warga diduga hanyut terseret arus saat mandi di sungai Yeh HO, tepatnya di jalan penghubung antara Belumbang Kaja, Desa Belumbang, Kerambitan dengan Banjar Mambang Celuk, Desa Mambang, Selemadeg Timur, Tabanan.

Berdasarkan infomasi di lapangan, pada hari Rabu (26/10) sekitar pukul 18.00 WITA, saksi I Made Astawan hendak menyeberang jalan dari Banjar Dinas mambang celuk, Desa Mambang, Seltim menuju Banjar Dinas Belumbang Kaja, Desa Belumbang, Kerambitan, melihat korban I Ketut Suada (49) asal Banjar Dinas Langan, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, sedang mandi sendiri disungai dengan hanya memakai celana dalam saja dan sempat berbicara dengan korban bilang ke saksi bahwa korban sedang mandi.

Setelah itu saksi langsung pulang kerumahnya. Kemudian saksi I Wayan Suta yang merupakan adik korban juga melihat korban pada hari Rabu (26/10) sekitar pukul 17.45 WITA sempat melihat korban hendak menyeberang, Kemudian saksi tidak mengijinkan korban untuk menyeberang menuju Banjar Dinas Mambang Celuk, Desa Mambang, namun korban tidak menghiraukan saran dari saksi, selanjutnya saksi pulang kerumah.

Baca Juga:  “Megibung”, Sanjaya Santap Nila Nyatnyat

Pada hari Kamis sekitar pukul 08.00 WITA ada warga menemukan pakain korban di pinggir sungai sedangkan Sepeda motor korban Suzuki Thander warna hitam DK 2014 HO terparkir di pinggir Jalan Subak Sungsang, Banjar Dinas Belumbang Kaja dengan jarak kurang lebih 10 meter dari sungai tempat korban mandi.

Dengan kecurigaan tersebut keluarga korban bersama masyarakat berusaha untuk mencarai diseputaran sungai namun sampai saat ini korban belum diketemukan.

Kapolsek Kerambitan, AKP Luh Komang Sri Subakti, saat dikonfirmasi membenarkan diduga ada korban hanyut di Tukad Yeh Ho.

Baca Juga:  Ketua PKP Gianyar ‘Dibidik’ Partai Lain

Menurut pencarian dilakukan dari pukul 16.00 Wita sampai pukul 18.00 WITA, dengan menerjunkan tim gabungan dari BPBD, Basarnas, Pol Air.

Pencarian dihentikan karena cuaca tidak mendukung. Menurut Sri Subakti, korban diduga hanyut saat mandi dan korban dari rabu (26/10) tidak pulang.

“Tadi siang ada kulkul bulus, ada informasi orang hilang. Korban diduga hanyut, karena sebelumnya ada saksi yang melihat korban sore hari mandi di sungai,” jelasnya. (m/kb)

Berita Terkait

Back to top button