News UpdateTabanan

Korban Tukad Yeh Ho Ditemukan Dekat Pura Beji

TABANAN, Kilasbali.com- Setelah dua hari pencarian, akhirnya Jasad I Ketut Suada (49), warga Banjar Belumbang Kaja, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan yang jatuh di Tukad Yeh Ho ketika sedng mandi pada Rabu sore (26/10) lalu akhirnya ditemukan.

Jenazah Suada muncul ke permukaan air sekitar 150 meter dari lokasi ditemukannya pakaian korban, atau tepatnya di sebelah utara Pura Beji Mapasina.

Kapolsek Kerambitan, AKP Komang Sri Subakti menjelaskan jenazah korban muncul pada sesi kedua pencarian di hari kedua. “Jenazah muncul sekitar pukul 15.20 wita, sekitar dua jam setelah proses pencarian sesi kedua di hari kedua dilkukan,” jelasnya Jumat (28/10).

Baca Juga:  Piala Dunia Tak akan Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Bali

Kapolsek Sri Subakti menjelaskn pada pencarian di hari kedua ini, penyisirn memang difokuskan di sekitar lokasi jatihnya korban hingga radius 300 meter ke arah selatan.

Hal ini karena debit air ketika kejadian menurut Sri Subakti tidak terlalu besar dn tidak ada hujan deras sejak hari Rabu lalu. Sehingga dikatakan Sri Subakti, korban tidak sampai terbawa arus hingga ke pantai.

“Selain itu, kondisi Tukad Yeh Ho di sekitar lokasi kejadian diakui Subakti juga tidak mendukung korban bisa terseret hingga ke pantai. Karena disekitar lokasi hanyutnya korban terdapat banyak batu besar dan lirn sungai yang berkelok-kelok,” lanjut Subakti.

Baca Juga:  Eksekutif dan Legislatif Tabanan Sepakati Dua Ranperda Ini

Ketika ditemukan jenazah Suada disebutkan Subakti dalam keadaan telanjng bulat dn sudah dalam kodisi begkak dan terdapat beberapa luka goresan dan memar pada tubuh korban.

“Luka-luka pada tubuh korban di duga akibat gesekan dan benturan pada batu-batu yang ada di sekitar lokasi hanyutnya korban, ini karena lokasi terdapat batu-batu besar,” tambahnya.

Setelah dievakuasi, jenazah selanjutnya dibaw ke BRSUD Tabanan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun atas permintaan keluarga, Sri Subakti mengatakan jenazah tidak akan diotopsi karena keluarga sudah yakin jika itu merupakan jenazah Suada.

Baca Juga:  Ini Syarat PPK dan PPS Pemilu 2024

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ketut Suada dilaporkan hilang oleh pihak keluargany pada hari Kamis (27/10) setelah tidk pulng sejak Rabu (26/10) lalu.

Korban diduga hanyut ketika sedng mandi di dekat jembatan yang menghubungkan antara Banjar Dinas Belumbang Kaja Desa Belumbang Kecamatan Kerambitan dengan Banjar Mambang Celuk Desa Mambang Kecamatan Selemadeg Timur.

Karena dari keterangn saksi yang diperiksa, pada hari Rabu sore sekitar pukul 18.00 ada yang melihat korban sedang mandi sendiri di sungai, dengan hanya memakai celana dalam. (m/kb)

Berita Terkait

Back to top button