BadungNews Update

Data Duktang, Satpol PP Jaga Kondusifitas G20

MANGUPURA, Kilasbali.com – Jelang perhelatan KTT G20, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali bersama Satpol PP Kabupaten Badung melakukan pendataan dengan menyasar kantong-kantong penduduk pendatang (duktang).

 

Langkah antisipatif ini untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif menjelang pertemuan pimpinan anggota G20 di Pulau Dewata ini.

 

Kegiatan menyasar Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung, Rabu (2/11) malam. Dalam sidak itu, tak hanya melibatkan personel Satpol PP saja, akan tetapi melibatkan Satlinmas, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas.

Baca Juga:  Minimalisir Permasalahan Administrasi dan Tindak Pidana Korupsi

 

Di Desa Kutuh ini, sidak duktang menyasar 14 rumah kost. Hasilnya, masih ditemukan penghuni kost yang belum terdaftar dalam aplikasi penduduk non permanen Desa Kutuh. Hal itu diduga karena kelalaian pemilik kost yang belum melapor ke pihak desa.

 

Menyikapi hal itu, petugas gabungan kemudian memberikan teguran dan pembinaan kepada pemilik kost maupun duktang agar segera segera melapor ke pihak desa, sehingga terdaftar dalam aplikasi.

 

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Duo Nyamuk Loreng Harus Diwaspadai

Mengingat jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, petugas akan mampu bertindak cepat karena telah mengantongi identitas data.

 

Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengungkapkan, penertiban duktang ini merupakan rutinitas untuk tertib administrasi dalam upaya menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat.

 

“Jadi kami tidak hanya menertibkan baliho hingga banner saja. Akan tetapi banyak hal untuk menjaga keamanan, dan kenyamanan Bali sebagai destinasi wisata dunia. Apalagi dipercaya sebagai tuan rumah G20,” ungkapmya.

 

Baca Juga:  Kasus Bunuh Diri di Gianyar Terus Bertambah

“Bahkan, kami juga melakukan imbauan untuk tidak menaikkan layang-layang untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman, sehingga  mengganggu aktivitas di venus KTT G20,” tegasnya.

 

Dia menegaskan, kegiatan pendataan duktang ini bagian dari upaya untuk meminimalisir potensi adanya ganguan ketertiban umum. Termasuk juga menciptakan kelancaran menuju venus G20.

 

“Ini upaya kita bersama dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan bersama jelang G20,” pungkasnya. (jus/kb)

Berita Terkait

Back to top button