GianyarPolitikTokoh

Gianyar Jadi Tujuh Dapil, Gerindra Enam Ideal

GIANYAR, Kilasbali.com – Wacana Gianyar menjadi tujuh dapil. Gerindra justru menyebut enam angka ideal dalam Pileg 2024.

Meski sebagaian besar parpol mengharapkan terdapat tujuh dapil, namun Partai Gerindra justru melihat enam dapil sebagai angka ideal.

Atas perbedaan persepsi ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gianyar bersama partai politik (Porpol) di Gianyar, Bali terus melakukan rapat terkait pemisahan daerah pilih (Dapil) untuk Pemilihan Legilastif (Pileg) 2024 nanti.

Dalam pileg sebelumnya ada lima dapil. Rencanaya menjadi tujuh dapil ini pun rupanya tak mendapatkan persetujuan semua parpol di Gianyar. Salah satunya adalah Gerindra.

Ketua Gerindra Gianyar, I Wayan Tagel Arjana, Jumat 2 Desember 2022 mengatakan, pada prinsipnya, Gerindra Gianyar akan menyetujui setiap keputusan bersama yang telah ditetapkan.

Namun dikarenakan masih dalam pembahasan, maka Gerindra pun memiliki pertimbangan agar Gianyar tidak menjadi tujuh dapil atau setiap kecamatan menjadi dapil.

Baca Juga:  Berkah Pariwisata, Retribusi Tembus Rp 100 Juta Per Hari

Tagel pun menegaskan, Gerindra hanya menyapakati hanya enam dapil. Yakni terjadi pemisahan Blahbatuh – Tampaksiring yang saat ini masih menjadi satu dapil.

Kata dia, Gerindra belum bisa menyepakati jika dapil Payangan-Tegalalang juga dipisah.

“Kami menghendaki 6 dapil saja. Asalannya, Payangan-Tegalalang belum urgen. Sementara Blahbatuh dengan Tampaksiring memang sudah harus pisah. Karena terjadi ketimpangan. Tapi apapun keputusan, kita kehendaki. Tapi tetap kita usulkan, lebih baik enam saja,” ujar Tagel saat ditemui di DPRD Gianyar.

Tagel menegaskan, penolakannya terhadap tujuh dapil tersebut tak ada sangkut pautnya dengan peta politik Gerindra saat ini.

Namun ia mengklaim usulan Gerindra ini untuk jangka panjang. Tegalalang-Payangan yang saat ini memiliki sembilan kursi, akan menjadi timpang jika dipisah. Yakni empat kursi untuk Payangan dan lima kursi di Tegalalang.

“Pemisahan ini kan bukan untuk kepentingan saat ini saja, tetapi akan kita wariskan pada generasi mendatang. Gerindra mimilih 6 dengan asumsi, kalau 7, maka Payangan Tegalalang akan ketimpangan kursi masing-masing dapil. Payangan 4, Tegalalang 5. Itu kan mencolok sekali. Sementara prinsip pemilu adalah, kita menyediakan kuota kursi masing-masing dapil dengan tujuan setiap parpol mengasilkan dapil di dewan. Ketimpangan kursi di masing-masing dapil akan mempengaruhi pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga:  Delapan Bulan Menghilang, Pria Ini Ditemukan Bersama WIL

Tagel juga mengatakan, sebenarnya pemisahan Blahbatuh-Tampaksiring juga tidak sangat urgen.

“Secara geografis, Tegalalang-Payangan belum urgen. Karena dari perhubungan, jalur komunikasi masih bagus. Blahbatuh Tampaksiring juga tak begitu urgen. Apalagi, dapil Blahbatuh dan Tampaksiring ini kan masih ada hubungan historis. Tapi menurut kami, yang memungkinkan pecahnya Tampaksiring karena geografis. Karena jarak yang cukup jauh. Jadi konstituen di ujung Tampaksiring dan ujung Blahbatuh jadi sulit ditemui,” kata Tagel.

Baca Juga:  Penyakit Rabies Dapat Dicegah

Ketua KPU Gianyar, Putu Agus Tirtasuguna mengatakan, dalam menentukan jumlah kursi, pihaknya mengacu pada keputusan KPU RI no 457 tahun 2022. Dimana Kabupaten Gianyar saat ini memiliki jumlah penduduk 501.870 jiwa, sehingga sepantasnya kursi DPRD Gianyar 45 kursi (saat ini 40 kursi).

“Terkait dengan dapil kami sudah melaksanakan sosialisasi tentang rancangan daerah pemilihan. Kita telah merancang tiga daerah pemilihan yaitu 5 dapil, 6 dapil atau 7 dapil. Berdasarkan saran dan masukan dari partai politik saat melakukan sosialisasi, mayoritas partai politik berkeinginan untuk memecah daerah pemilihan menjadi 7 daerah pemilihan,” ujar Agus.

Sesuai dengan tahapan, pihaknya juga harus melaksanakan uji publik untuk mendapatkan tanggapan, masukan terhadap rancangan dapil yang kita usulkan.

Masukan nantinya tidak hanya dari parpol saja, tetapi juga dari tokoh masyarakat dan instansi terkait di Kabupaten Gianyar. (m/kb)

Berita Terkait

Back to top button