CeremonialDenpasarPemerintahan

Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat

DENPASAR, Kilasbali.com – Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat adalah salah satu program prioritas dalam mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Berencana Menuju Bali Era Baru.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali, Ketut Wica dalam acara Deseminasi Hasil Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat, di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali – Denpasar, Senin (5/12).

“Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat dilakukan bertujuan untuk mengetahui tersedianya sistem dan data base sumber daya desa adat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Program Khusus JNE Meriahkan Imlek 2574

Dikatakan, tersedianya data terpadu desa adat yang menyeluruh meliputi parahyangan, pawongan dan palemahan.

“Ini sekaligus memudahkan pengambilan kebijakan untuk pengembangan potensi desa adat serta langkah-langkah strategis untuk pembangunan desa adat ke depan dengan lokasi sasaran di 1.493 desa adat diseluruh Kabupaten/ Kota se-Bali,” katanya.

Dia menambahkan, Bali Era Baru adalah suatu era yang ditandai dengan tatanan kehidupan baru, yakni Bali yang kawista, Bali kang tata-titi tenteram kerta raharja, gemah ripah lohjinawi.

Baca Juga:  SCOP3 Group Indonesia Bergabung dengan Travel Lifestyle Network

“Yakni tatanan kehidupan holistik yang meliputi tiga dimensi utama, yakni bisa menjaga keseimbangan alam, krama dan kebudayaan Bali, genuine Bali,” jelasnya.

“Mampu memenuhi kebutuhan, harapan dan aspirasi krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan, dan yang terpenting adalah memiliki kesiapan yang cukup dalam mengantisipasi munculnya permasalahan dan tantangan baru dalam tataran lokal, nasional dan global yang akan berdampak secara positif maupun negatif terhadap kondisi di masa yang akan datang (management resiko),” pungkasnya. (jus/kb)

Berita Terkait

Back to top button