GianyarNews UpdatePeristiwa

Polisi Sweeping dan Sita Petasan Paralon

GIANYAR, Kilasbali.com – Petugas Polsek Payangan melakukan sweeping petasan paralon untuk menyikapi adanya korban seorang bocah yang matanya terkena sambaran dari ledakan benda tersebut.

Hasilnya, polisi menyita belasan pucuk petasan berbagai bentuk serta ukuran, dan langsung disita di Mapolsek.

Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya mengunkapkan, sebanyak 19 pucuk petasan paralon yang disita oleh petugas.

“Kami dari Polsek Payangan menyita sebanyak 19 pucuk petasan  yang terbuat dari paralon di Mako Polsek Payangan,” ujarnya, Selasa (20/12).

Dikatakan, petasan paralon hasil rakitan ini disita dari sejumlah warga di Banjar Gambih, Desa Buahan, Payangan.

“Ini buntut dari ada salah seorang warga yakni anak-anak usia 10 tahun asal Banjar Gambih Desa Buahan yang matanya terkena ledakan petasan paralon, kami tidak ingin kejadian serupa terulang kembali,” ungkapnya.

Baca Juga:  Petualangan Luar Biasa Alfred Russel Wallace di Indonesia Timur

Kapolsek Payangan menyebutkan bahwa pihaknya sudah selalu mengimbau warga agar tidak menyalakan petasan paralon karena sangat membahayakan.

Petasan paralon yang disita polisi. foto/ist

Sebelumnya, Minggu (18/12), seorang anak bernama I Wayan M (10),  asal Banjar Gambih, Desa Buahan, Payangan kena sambaran ledakan petasan paralon.

Akibatnya, salah satu matanya terkena percikan campuran spiritus dan minyak tanah hingga bengkak dan kini masih dalam perawatan.

Baca Juga:  PLN Icon Plus Dukung Bali Smart Island

Belum diketahui bagaimana awal mula mata bocah tersebut bisa terkena percikan spiritus. Namun diduga saat kejadian korban sedang bermain petasan pipa dengan teman-temannya. Dimana jelang tahun baru marak anak-anak SD bermain petasan tersebut.

Kondisi bocah ini pun telah mendapat perhatian serius dari Polsek Payangan. Informasi menyebut, mata kanan korban mengalami bengkak dan telah mendapatkan perawatan di RSUP Sanglah. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button