News UpdateTabanan

Operasi Lilin Agung 2022, Polres Tabanan Siapkan Enam Pos

    TABANAN, Kilasbali.com – Operasi Lilin Agung 2022, Polres Tabanan siapkan enam pos. Yakni; dua Pos Pelayanan di DTW Tanah Lot dan DTW Ulun Danu Beratan, satu Pos Terpadu di Simpang Adipura Tabanan, dan tiga Pos Pam masing-masing di Gereja Imanuel, Gereja Immaculata dan di GPdI Tabanan.

    Hal tersebut diungkapkan Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra saat membuka Latihan Pra Operasi Ops Lilin Agung 2022 Polres Tabanan di Gedung Mandala Matika Subak Sanggulan, Selasa (20/12).

    Baca Juga:  Pemkab Tabanan Sikapi Inflasi Secara Bijak, Masyarakat Diminta Tetap Kondusif

    Sesuai dengan prediksi dan informasi yang diterima, Kapolres memperkirakan liburan Nataru tahun ini akan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan khususnya ke wilayah Bali. Hal itu tentu harus mendapatkan perhatian khusus pihaknya.

    “Lakukan langkah- langkah pengamanan yang maksimal pada tempat wisata, tetap berkomunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait serta pengelola tempat wisata,” tegasnya.

    Kapolres menambahkan, karena Covid-19 masih ada pihaknya mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker dan manfaatkan aplikasi peduli lindungi bagi para pengunjung tempat wisata, sehingga dapat diketahui mana pengunjung yang telah divaksinasi ataupun yang belum tervaksinasi.

    Baca Juga:  Pabrik Roti di Tabanan Kebakaran Lantaran Karyawan Lalai Saat Memanggang

    “Vaksin merupakan benteng pertahanan dari Covid-19. Tidak wajib memakai masker namun disarankan demi kesehatan agar menggunakan masker. Lakukan imbauan dengan mengedepankan humanisme,” katanya.

    Dalam latihan pra Operasi Lilin tersebut, pembukaan ditandai dengan pengalungan tanda peserta latihan oleh Kapolres Tabanan kepada perwakilan peserta. Kapolres Tabanan pada kesempatan tersebut juga mengarahkan personel untuk melakukan pengamanan pada sekeliling dari tempat pos pam dan pos pelayan.

    Baca Juga:  Bali dan Rumania Jajaki Kerjasama di Berbagai Bidang

    “Jangan pernah under estimate, lakukan pengamanan yang maksimal pada gereja dan pos pelayanan serta pos terpadu. Dengan sarana prasarana pendukung yang dimiliki agar dimanfaatkan dengan baik. Check dan recheck barang bawaan saat pelaksanaan persembahyangan Natal dan lakukan berkoodinasi dengan pihak pengurus gereja agar jemaat tidak membawa tas masuk ke areal tempat ibadah,” perintah Kapolres kepada personelnya. (jus/kb)

    Back to top button