GianyarSeni Budaya

Famili Husada Tak Layani BPJS, Pasien Bedol ke Sanjiwani

GIANYAR, Kilasbali.com – Buntut dihentikannya kerjasama pelayanan BPJS di Famili Husada, awal tahun ini pasien bedol ke RSUD Sanjiwani, Gianyar. Peningkatan pasien, khususnya yang rawat inap ini terlihat mencolok hingga mencapai 100 persen.

Dari data yang dihimpun, Selasa (10/1), peningkatan jumlah pasien mencolok di pelayanan rawat jalan. Sebelum mendapatkan pasien eks RSU Famili Husada, rata-rata pasien rawat jalan di sini sebanyak 300 sampai 400 orang per hari. Namun saat ini mencapai 600an orang.

Kabid Umum dan Humas RSUD Sanjiwani, I Dewa Ayu Yuni Betharani membenarkan jumlah ini. Namun, ditegaskan bahwa peningkatan ini dipastikan tidak mengganggu sistem pelayan.

Baca Juga:  Delapan Bulan Menghilang, Pria Ini Ditemukan Bersama WIL

Sebab sebagai rumah sakit rujukan di Bali timur, kondisi demikian kerap terjadi “Pelayanan tidak terganggu, pasien dilayani dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Gianyar, Ni Nyoman Ariyuni mengatakan, terkait meningkatnya kunjungan pasien di RSUD Sanjiwani bukan sepenuhnya disebabkan eks pasien RSU Famili Husada.

“Secara umum kunjungan pasien di RS yang ada di Gianyar, seperti RSU Kasih ibu, Arisanti, Ganesha, Premagana , RSUD Payangan dan RSUD Sanjiwani mengalami peningkatan kunjungan,” ujarnya.

Baca Juga:  Dewa Alit Dilantik Jadi Sekda Gianyar

Kenaikan jumlah pasien ini, diduga disebabkan oleh faktor cuaca. Sebab saat ini banyak masyarakat jatuh sakit karena cuaca yang tak menentu.

Namun terkait pelayanan kesehatan para pasien BPJS Kesehatan, Ariyuni meminta agar memanfaatkan semua RS yang ada di Gianyar, supaya tidak numplek di satu RS. Hal itu juga agar pelayan yang diterima maksimal.

“Pasien yang dulu PPK 2 nya di Famili Husada bisa mendapatkan rujukan ke semua RS yang bekerjasama dengan BPJS di wilayah Kabupaten Gianyar,” terangnya. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button