GianyarPolitikTokoh

PKP Tak Ikut Pemilu, Ngakan Putra Tetap Caleg Incumbent

GIANYAR, Kilasbali.com – Tidak lolos menjadi peserta di Pemilu 2024 mendatang, bukan berarti pentolan PKP bakalan absen. Dengan dukungan DPN PKP, kader-kader justru dibebaskan untuk tampil di Partai lain. Demikian halnya, anggota DPRD Gianyar dua periode dari PKP Gianyar, Ngakan Ketut Putra pastikan dirinya akan ambil bagian sebagai Caleg Incumbent.

Dari data yang dihimpun, Kamis (19/1), Dewan Pimpinan Nasional ( DPN) Partai Persatuan dan Keadilan (PKP) secara tersurat  telah menjawab kegundahan kadernya. Melalui surat keputusan nomor 007/B.SD/DPN-PKP/I/2023 tertanggal 18 Januari 2023. PKP memberikan kebebasan kadernya untuk pindah partai.

Atas dasar itu, Ketua DPD PKP Gianyar, Ngakan Ketut Putra memastikan berlabuh ke partai lain. Meski berat, namun langkah tersebut harus diambil sebagai pilihan politik. “Cukup berat dan sedih, sebab melalui PKP saya dua periode duduk sebagai anggota dewan di Gianyar,” ujarnya saat ditemui di ruangan Fraksi Indonesia Raya.

Baca Juga:  Light Key Fotografi dan Videografi Tawarkan Kualitas 

Namun hal yang mengharukan, dalam surat tersebut kata Ngakak Putra, disampaikan untuk kader khusus yang masih duduk di legislatif dan kader yang akan maju sebagai calon legislatif tahun 2024 dipersilahkan mencalonkan diri melalui partai lain dan tidak akan dilakukan PAW.

“Artinya kita diberikan kebebasan. Selama kita tetap mengikuti Ad/ART Partai. Kebutuhan apapun berkaitan dengan PKP nantinya tetap di back up penuh oleh DPN,” ujar ketua Fraksi Indonesia Raya itu.

Mengetahui hal tersebut, sejumlah partai mulai melirik untuk menggaet politisi kawakan ini. Bahan elit partai dari Jakarta langsung menghubungi untuk didapuk sebagai ketua di Gianyar. Namun pihaknya tidak mau gegabah untuk menentukan pilihan.

Baca Juga:  Dewa Alit Dilantik Jadi Sekda Gianyar

“Iya memang banyak partai mendekat, dari Nasdem, PSI, dari Perindo, Demokrat, diminta untuk bergabung. Tetapi saya tetap harus menunggu persetujuan keluarga besar. Termasuk teman-teman dan simpatisan. Baik sekala mau pun niskala,” ungkap mantan Ketua DPC Demokrat Gianyar ini.

Lanjutnya, dirinya bakal melakukan kesepakatan deal politik dengan partai. “Partai mana pun nantinya tentu kita ada pembicaraan kesepakatan. Minimal kita harus ada pada nomor urut satu dalam pencalonan. Karena melalui saya pasti akan mengakat partai itu. Karena kita datang tidak metalang, suara saya 3.412 saat pileg 2019 lalu. Besok sudah kita pastikan kemana kita akan berlabuh,” tambahnya.

Sampai saat ini anggota PKP di Gianyar yang ber KTA dan simpatisan sebanyak kurang lebih 14 ribu orang m. Tidak lolosannya PKPK bukan karena Gianyar dan Bali, tapi daerah lain. “Yang mengugurkan ada 8 provinsi, Banten, DKI, Jogja Jambi, Jawa Tenagh, Jawa Timur, kalimantan Selatan dan Papua,” pungkas politisi kawakan ini. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button