GianyarPolitik

Jelang Penetapan Calon Legislatif, DPC PDIP Gianyar Minta Tahan Godaan

GIANYAR, Kilasbali.com – Jelang penetapan calon legislatif untuk pileg 2024 mendatang, ketua DPC PDIP Gianyar Made Mahayastra meminta para kadernya agar menahan godaan. Sebab biasanya jelang pileg berbagai godaan serta persaingan tidak sehat di internal partai.

“Kondisi ini berpotensi mengusik soliditas yang dibangun selama ini,” katanya saat acara gerakan hidup sehat di sekretariat DPC PDIP Jalan Banteng, Buruan, Blahbatuh, Gianyar, Senin (23/1).

Disebutkan, godaan menjelang pemilu bakal selalu ada. Namun soliditas tetap dipegang PDIP pasti akan tetap bertahan diposisi pemenang.

Baca Juga:  Pembangunan Pariwisata Bali Sejak Ratusan Tahun

“Siapa menggarap dimana dan menggarap siapa. Jadi tidak perlu kita menggarap semua jika ujung-ujungnya tidak bisa memenuhi aspirasi pemilih,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Mahayastra, sejak lima tahun terakhir, PDIP fokus dalam setiap hajatan mengerjakan kegiatan untuk kemajuan Indonesia.

“Tidak setiap hajatan digunakan menaikan elektoral. Yang kita kerjakan bagimana indonesia ini maju, seperti yang direncanakan bapak Jokowi. Kita garap lingkungan, sungai, pohon, laut kita garap, balita kita garap. Bedanya kita tidak partai kagetan, setiap hajatan pemilu baru bagi-bagi, menjanjikan ini itu. Kita partai yang konsisten,” jelasnya.

Baca Juga:  Tiang Miring Usik Konsentrasi Pemotor

Sementara calon legislatif untuk di dapil kabupaten dan provinsi sudah 120 persen. “Pengumumanya dilakukan setelah adanya DCS dan DCT. Untuk semua dapil kabupaten sampai provinsi sudah dikirim ke DPD. Namun tidak ada nomor urut, seperti sistem sebelumnya tarung bebas suara terbanyak. Tapi kalau ada perubahan di kPU kita ikuti,” ujarnya.

Himbauan bagi kader yang baru. Harus sering datang ke partai ini membawa dukungan, agar partai bisa lebih besar. Menurutnya khusus yang caleg perempuan dilihat cukup kompeten. “Bisa dilihat cewe-cewe semuanya bagus-bagus, minimal suara mereka dua ribuan,” ungkapnya.

Meredam potensi konflik internal, pihak telah menjalan strategi. sudah diatur semua ini garap di mana san menggarap siapa. “Tidak boleh konflik internal. Kalau ada kita selesaikan. Siapa yang tidak mau diselesaikan konfliknya ya silahkan, kita warning,” pungkasnya. (ina/kb)

Berita Terkait

Check Also
Close
Back to top button