DenpasarNews UpdateSosial

Sekolah Lansia Wreda Harum Mahottama

    DENPASAR, Kilasbali.com – Sekolah Lansia Wreda Harum Mahottama, yang berada di Desa Tegal Harum, Kota Denpasar dipilih sebagai Pilot Project untuk Sekolah Lansia Se-Provinsi Bali. Sekolah Lansia ini juga merupakan Sekolah Lansia pertama yang ada di Provinsi Bali.

    Sekolah Lansia ini di launching sekaligus dirangkaikan dengan Kegiatan RAKERDA Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Bali Tahun 2023 yang digelar di Harris Hotel, Kuta, Badung, Senin (6/2)

    Baca Juga:  Volume Sampah di Tabanan Meningkat 10 Persen Saat Galungan

    Acara Ini dibuka langsung oleh Inspektur Utama BKKBN Pusat, Ari Dwikora Tono, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

    Ditunjuknya Desa Tegal Harum sebagai pilot project Sekolah Lansia di Provinsi Bali dikarenakan Bina Keluarga Lansia (BKL) Desa Tegal Harum telah berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi maupun Nasional.

    Program Sekolah Lansia sendiri merupakan pendidikan non formal kolaborasi BKKBN Pusat dengan Yayasan IRL (Indonesia Ramah Lingkungan) bagi para lanjut usia untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan keluarga lansia dalam upaya meningkatkan kualitas hidup para lansia.

    Baca Juga:  Bangga Jadi Umat Hindu, Giri Prasta Bakal Kembangkan Wisata Spiritual

    Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara saat dikonfirmasi mengatakan, Sekolah Lansia Wreda Harum Mahottama merupakan wujud dukungan dan harapan kepada Lansia khususnya di Desa Tegal Harum.

    Sekolah Lansia Wreda Harum Mahottama ini melibatkan 30 orang lansia, dan akan mulai melakukan kegiatan pada hari Minggu, 19 Februari 2023.

    Direncanakan akan terdapat 12 kali pertemuan, dimana materi dan tenaga pengajar berasal dari BKKBN Provinsi, Yayasan IRL dan akademisi. Nantinya setelah selesai pembelajaran, akan dilaksanakan kegiatan wisuda sebagai tanda kelulusan.

    Baca Juga:  Teken Prasasti Pura Pasek Agung Tegal, Bupati Giri Prasta Serahkan Bantuan Pemkab Badung Rp 2 M dan Pribadi Rp40 juta

    “Sekolah lansia ini sebagai wujud perhatian pemerintah kepada para lansia, sehingga walaupun usia sudah uzur tetapi tetap bisa menikmati hidup dengan bahagia, sehat dan sejahtera,” katanya. (m/kb)

    Back to top button