Denpasar

Data Jenis Kelamin Penting untuk Hasilkan Data Gender

    DENPASAR, Kilasbali.com – Pemilahan data berdasarkan jenis kelamin sangat penting untuk menghasilkan data gender. Dalam perspektif gender, penyediaan data, analisis, dan pelaporan menurut jenis kelamin dimaksudkan untuk menyajikan data dan informasi tentang pengalaman khusus dalam kehidupan sebagai perempuan dan laki-laki.

    Untuk mewujudkan kesetaraan gender pemilahan data berdasarkan jenis kelamin sangat penting untuk menghasilkan data gender. Dalam perspektif gender, penyediaan data, analisis, dan pelaporan menurut jenis kelamin dimaksudkan untuk menyajikan data dan informasi tentang pengalaman khusus dalam kehidupan sebagai perempuan dan laki-laki.

    “Data terpilah berdasarkan jenis kelamin ini menjadi inti dalam menghasilkan data gender, yaitu informasi yang mengandung isu gender, termasuk di dalamnya isu anak,” ujar Ni Made Puspitasari, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar (P3AP2KB) mewakili Kepala Dinas I Gusti Agung Sri Wetrawati di acara Bimbingan Teknis Penyusunan Data Terpilah pada Perangkat Daerah se-Kota Denpasar di ruang pertemuan BKPSDM Kota Denpasar, Kamis (2/3).

    Lebih lanjut Ni Made Puspitasari menyampaikan dengan adanya data terpilah diharapkan tidak adanya kesenjangan gender untuk proses perencanaan pembangunan. Sesuai Instruksi Presiden No. 9 tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender.

    Baca Juga:  Pemkot Denpasar Gencarkan Pencegahan Stunting

    Di mana mengamanatkan semua kementerian dan lembaga, pemerintah daerah melakukan pengarusutamaan gender sehingga seluruh proses penyusunan perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kebijakan program mempertimbangkan aspek gender.

    Lebih lanjut Ni Made Puspitasari mengatakan, data gender akan menjadi elemen pokok dalam pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak di berbagai bidang pembangunan agar responsif gender dan pemenuhan hak anak.

    “Dengan data yang terpilah berdasarkan jenis kelamin, maka akan dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut,” kata dia.

    Baca Juga:  Pemerintah Provinsi Bali Raih WTP untuk ke-11 Kali

    Lebih lanjut Ni Made Puspitasari memastikan bahwa data akan menjadi dasar dalam proses pembangunan sehingga dibutuhkan data setiap tahapannya, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi.

    Data gender juga penting mengingat status kesetaraan gender masih timpang. Data terpilah yang telah dibuat kemanfaatannya sangat besar diantaranya mempersempit ruang pemecahan masalah, sebagai alat analisis gender dan sebagai evaluasi atas dampak kebijakan gender. Disamping itu adanya data terpilah membuka wawasan tentang kesenjangan gender.

    Dan pemilahan gender juga dapat menunjukkan status dan peran kondisi masyarakat laki dan perempuan di bidang pembangunan.

    Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Nobatkan Denpasar sebagai Kota Lengkap

    Salah seorang narasumber kegiatan A.A. Rai Kartini menyampaikan pentingnya data terpilah untuk menyukseskan pembangunan yang direncanakan.

    Dengan demikian arah setiap pembangunan yang direncanakan lebih tepat sasaran. Sehingga dengan adanya terpilah tidak terjadi lagi kesenjangan sosial dalam pembangunan.

    “Tata kelola satu data mempunyai peran penting bagi perencanaan pembangunan di Kota Denpasar. Kami harapkan semua perangkat daerah mempu mengidentifikasi data dimasing-masing perangkat daerah,” ujarnya. (rl/kb)

    Back to top button