DenpasarNews UpdateSosial

Pariwisata dan Budaya Bali

Harus Berjalan Seimbang serta Harmonis

    DENPASAR, Kilasbali.com – Walaupun telah dikenal melalui pariwisata budayanya, namun sosialisasi pariwisata Bali harus tetap dilaksanakan. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Koster di Denpasar, Rabu 15 Maret 2023.

    “Karena setiap era itu pasti saja kalau kita tidak jaga, tidak kita awasi dengan baik akan ada hal-hal kecil yang keluar dari koridor yang tanpa kita sadari akan menggerus situasinya termasuk pariwisata,” ungkapnya.

    Baca Juga:  Sukses Prabowo-Gibran, Gerindra Serius Rebut Tiket Perubahan Gianyar

    Dikatakan, Bali sudah sangat terkenal dengan tradisi, seni, dan budayanya, sehingga pengembangan pariwisata Bali pun selalu mengacu pada pariwisata budaya.

     Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Koster. foto/ist

    Lanjutnya, pariwisata dan budaya di Bali harus berjalan dengan seimbang dan harmonis, tidak berjalan sendiri-sendiri, sehingga akan saling mendukung dan mensejahterakan masyarakat Bali.

    Ditegaskan, budaya sebagai inti pariwisata Bali harus selalu dijaga dan dilestarikan. “Ketika kita sudah merawat alam Bali, itu akan menjadi magnet. Pariwisata ini berkembang karena magnet ini, taksunya Nak Bali. Jadi harus kita jaga dan rawat,” tegasnya.

    Baca Juga:  Bupati Tabanan Tanam Cabai bersama KWT Dukuh Mesari Bongan

    Putri Koter meminta masyarakat Bali jangan sampai silau dengan gemericing dollar hingga menggadaikan budaya dan tradisi Bali. “Namun budaya dan tradisi inilah yang harus kita jaga betul sebagai magnet dari pariwisata Bali,” pungkasnya. (jus/kb)

    Back to top button