PolitikTabanan

Partai Prima Tak Ada Pengurus dan Anggota, KPU Tabanan Tak Verifikasi Faktual 

    TABANAN, Kilasbali.com – Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan Partai Prima (Partai Rakyat Adil Makmur) lolos verifikasi administrasi sebagai calon peserta Pemilu 2024, kini Partai Prima memasuki tahap verifikasi faktual di tingkat Kabupaten/kota tahap pertama 1 – 4 April 2023 mendatang sesuai dengan Keputusan KPU RI Nomor 210 Tahun 2023.

    Berdasarkan hasil verifikasi administrasi tindak lanjut putusan bawaslu terhadap partai Prima mulai dari kepengurusan, kantor dan keanggotaan bahwa di Kabupaten Tabanan dan Karangasem, partai Prima dinyatakan tidak memenuhi syarat, sehingga tidak dilanjutkan verifikasi factual.

    Baca Juga:  Ini Penjelasan Pj Gubernur Tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2023 dan RPJPD Provinsi Bali

    Dengan demikian KPU Kabupaten Tabanan, tidak bisa melakukan tahapan verifikasi faktual terhadap partai Prima di Kabupaten Tabanan.

    Sesuai dengan ketentuan syarat Partai Politik Peserta Pemilu 2024 adalah berstatus badan hokum sesuai dengan undang-undang partai politik.

    Memiliki Kepengurusan di seluruh daerah provinsi serta memiliki kepengurusan paling sedikit di 75% jumlah daerah Kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan. Terkait partai Prima di Provinsi Bali, hanya memiliki kepengurusan di 7 kabupaten/kota yakni Denpasar, Badung, Jembrana, Buleleng, Gianyar, Bangli dan Klungkung. Sedangkan di Kabupaten Tabanan dan Karangasem, partai Prima tidak memiliki kepengurusan.

    Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Ngaben Bersama di Desa Tista dan Marga

    “Kami bukan tidak mau melakukan verifikasi faktual, tetapi karena memang di Tabanan partai Prima tidak memiliki Kepengurusan,” tegas Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa.

    Jadi kata dia, kalau ada yang menyatakan KPU Tabanan ogah melakukan verifikasi faktual itu salah besar, yang namanya penyelenggara KPU Tabanan siap menjalankan semua tahapan termasuk verifikasi factual dan tahapan lainnya. “Jadi ingat ya, bukan kami tidak mau, melainkan memang partai Prima tidak memiliki kepengurusan di Kabupaten Tabanan sehingga kami tidak bisa melakukan verifikasi, siapa coba yang kami verifikasi kalau orangnya tidak ada,” ucap Weda lagi.

    Baca Juga:  Sukses Prabowo-Gibran, Gerindra Serius Rebut Tiket Perubahan Gianyar

    Hal ini disampaikan Ketua KPU Tabanan menjawab pemberitaan salah satu media cetak dan online yang menyatakan KPU Tabanan ogah melakukan veritikasi faktual Partai Prima.

    “Jadi kami tegaskan sekali lagi, bukannya kami ogah atau tidak mau, ini melainkan karena memang Partai Prima tidak memiliki kepengurusan di Kabupaten Tabanan,” pungkasnya. (m-kb)

    Back to top button