Tabanan

Semarak Harganas di Tabanan – Bali

    TABANAN, Kilasbali.com – Berbagai kegiatan digelar untuk menyemarakkan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tingkat Provinsi Bali di Kabupaten Tabanan, tepatnya di di Taman Bung Karno, Minggu (16/7).

    Diantaranya jalan sehat, senam, gebyar pemeriksaan kesehatan gratis, layanan KB dan IVA, pemeriksaan anemia bagi remaja dan calon pengantin, donor darah, pameran UMKM hingga pembagian doorprize.

    Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali, Sarles Brabar menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Puncak Harganas,
    “Kamis 20 Juli 2023 mendatang yang rencananya dilangsungkan di Gedung Kesenian Ketut Maria, Tabanan,” ungkapnya.

    Sarles Brabar mengapresiasi dukungan penuh Pemkab Tabanan, para ASN, pelajar, remaja hingga seluruh masyarakat yang sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan sehingga berlangsung meriah.

    Pria asal Papua ini mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi momentum tepat mensosialisasikan program-program pembangunan keluarga dan kependudukan, yang mana Presiden RI mengamanatkan BKKBN sebagai komando penurunan stunting di Indonesia.

    Baca Juga:  Paiketan Bendesa Adat Se-Kerambitan Pertanyakan BKK Desa Adat Belum Cair

    Untuk Bali, menurutnya, program-program kependudukan tergolong sukses karena berada di bawah rata-rata nasional. Namun perlu penguatan di akar rumput.

    “Kami juga sampaikan inovasi dan pembaharuan program BKKBN. Contohnya kalau dulu dua anak cukup, kini punya anak berapa saja tidak masalah yang penting terencana. Karena berencana itu keren,” kata Sarles Brabar.

    Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) I Gede Susila, menyambut baik dipilihnya Tabanan sebagai pusat peringatan Harganas ke-30 di Provinsi Bali, sehingga ia mengerahkan sumber daya yang ada untuk sehat bersama.

    “Ini adalah apresiasi kita, perhatian kita, bahwa Tabanan masih sangat peduli, pimpinan juga atensi sekali untuk membina keluarga Tabanan menjadi keluarga yang semakin berkualitas dan penurunan stunting juga sangat luar biasa,” kata Susila.

    “Nanti puncaknya akan dilakukan di Tabanan pada 20 Juli mendatang, kita juga sudah bersiap-siap bersama jajaran Bupati, BKKBN yang mensupport melaksanakan perayaan hari keluarga yang ke-30 di Tabanan,” imbuhnya.

    Baca Juga:  MDA Tabanan Tidak Mengetahui Sebab Terlambatnya Pencairan BKK Desa Adat

    Pemkab Tabanan, kata Susila, fokus terhadap kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Ini bisa dilihat dari prestasi yang diraih Tabanan dalam rangka program penanganan stunting.

    “Tentu Pak Bupati, dalam rangka penanganan stunting ini berkolaborasi dengan komponen-komponen terkait mulai dari hulu sampai hilir, tidak hanya di hilir saja, tapi melalui program dan inovasi Pak Bupati, Semara Ratih, dari hulu sudah kita lakukan penanganan,” jelasnya.

    PIhaknya menjelaskan, dengan penanganan yang dimulai dari hulu atau akarnya, kedepannya bisa mempermudah perbaikan dan penanganan.

    Baca Juga:  Catat Bali Fashion Parade 2024 di TS Suites

    “Jadi dari awal dengan program Bangun Desa, Ngantor di Desa, Inovasinya adalah Semara Ratih-nya ini, dari hulu sampai akhir, dan sudah nampak hasilnya kemarin, presentasinya 8,2 di bawah target Nasional dan di atas target Provinsi” lanjutnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, mewakili Gubernur Bali, I Nyoman Gede Anom, juga merespon baik terhadap prestasi yang diraih Tabanan dalam penekanan angka stunting secara optimal ini.

    “Kalau dari posisi Tabanan sudah bagus, tingkat penurunannya luar biasa, kita mencapai target kan 8% untuk provinsi Bali, di tahun 2023 sekarang target 6%, walaupun target nasionalnya 7, 71, tapi untuk di provinsi Bali sudah 6%, tentu itu adalah dukungan dari kabupaten/kota,” pungkas Anom. (bkkbn/kb)

    Back to top button