Tabanan

Grand Final Jegeg Bagus Tabanan 2023

    TABANAN, Kilasbali.com – Wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan yang saling bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Tabanan dalam pengembangan potensi pariwisata, pendidikan, budaya dan ekonomi, Ny Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M dalam hal ini selaku Ketua TP PKK dan juga Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, hadir dan tunjukkan dukungannya terhadap penyelenggaraan Grand Final Jegeg Bagus Tabanan Tahun 2023, yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Minggu (16/7).

     

    Di kesempatan yang baik tersebut, Bunda Rai sampaikan apresiasi dan rasa bangganya, terhadap para generasi muda, yang turut berkolaborasi sebagai duta Tabanan, mengangkat dan memperkenalkan potensi Tabanan ke kancah provinsi dan nantinya ke tingkat nasional. Acara dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan dan Bupati Tabanan yang saat itu diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, A.A Dalem Trisna Ngurah beserta Kadis Kebudayaan dengan menancapkan kayon.

     

    Nampak hadir sebagai undangan, Danrindam X Udayana, Ketua DWP Kabupaten Tabanan, Para Asisten Setda, Kadis Pariwisata dan Para OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Para Camat Tabanan, Dirut RSUD Singasana, Bendesa adat dan Perbekel Desa setempat, serta para finalist jegeg Bagus Tabanan 2023.

     

    Baca Juga:  MDA Tabanan Tidak Mengetahui Sebab Terlambatnya Pencairan BKK Desa Adat

    Grand Final Jegeg Bagus Tabanan 2023, merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan untuk memilih putra putri terbaik kabupaten Tabanan, sekaligus sebagai kegiatan pengembangan kompetensi SDM Pariwisata, ekonomi kreatif dan kebudayaan di Tabanan. Kolaborasi Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan dan pesemetonan Jegeg Bagus dalam menyelenggarakan malam Grand Final ini, nantinya akan mengirimkan finalist terbaik Tabanan untuk mengikuti Pemilihan Jegeg Bagus Tingkat Provinsi Bali.

     

    “Saya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, di sini juga sebagai Ketua Dekranasda, sangat bangga dan bahagia, melihat prestasi-prestasi yang bisa diukir oleh anak-anak muda Tabanan. ini suatu kebanggaan dan sudah barang tentu patut untuk diapresiasi. Sosok pemuda pemudi Kabupaten Tabanan yang kreatif, inovatif, berdedikasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai Duta Kabupaten Tabanan, turut memajukan Tabanan di bidang pariwisata dan budaya” Ujar Bunda Rai malam itu.

    Baca Juga:  Koalisi Penantang PDIP di Pilkada Tabanan Masih Tarik Ulur

     

    Selain memberikan apresiasi, pihaknya seraya berharap, para finalist yang terpilih nantinya mampu meningkatkan kualitas diri, bersaing menjadi yang terbaik dalam mengisi masa muda dengan hal-hal yang positif. Adapun tema yang diangkat yakni Jegeg Bagus Tabanan 2023, Lilacita Walining Singasana, yang memiliki makna; Bersuka cita menyambut kembalinya kejayaan Tabanan Era Baru, dengan semangat membara dan tidak pernah putus, yang diwujudkan bersama jegeg bagus Tabanan dalam melancarkan pembangunan dan tatanan kehidupan di Kabupaten Tabanan.

     

    Tema tersebut diharapkan, mampu mengajak seluruh generasi muda dan masyarakat Tabanan dalam menyatukan tekad dan langkah dalam membangun Tabanan, sesuai dengan Visi Tabanan Era Baru. Membacakan pidato Bupati Tabanan, Dalem Trisna malam itu berharap, Jegeg Bagus nantinya mampu menjadi garda terdepan dalam pembangunan pariwisata dan kebudayaan di Tabanan.

    Baca Juga:  Bupati Tabanan Lepas 36 Calon Jemaah Haji Tabanan ke Tanah Suci

     

    “Saya berharap, pemilihan Jegeg Bagus 2023, bukan sekedar memilih pemuda-pemudi di Tabanan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengangkat prestasi dan memacu semangat berkarya melalui komitmen penguatan sinergi antar pemerintah, generasi muda dan masyarakat Tabanan bedasarkan tagline, “Bangga menjadi orang Tabanan”’ Sebut Dalem. Ia menekankan, semua perangkat daerah harus ikut membina dan membimbing para Jegeg Bagus Tabanan dalam melaksanakan kegiatan pariwisata dan kebudayaan.

     

    Adapun pelaksanaan rangkaian kegiatan pemilihan Jegeg Bagus Tabanan telah dimulai sejak 5 Februari 2023 lalu dengan jumlah peserta terdaftar sebanyak 46 orang.

    Para peserta kemudian melalui berbagai tahapan, mulai dari pendaftaran, tes tulis, tes wawancara, pembekalan hingga pemilihan Grand Final pada malam ini untuk memilih pasangan terbaik yang akan maju ke tingkat Provinsi Bali. (m/kb)

    Back to top button