DenpasarPeristiwa

Sembilan WNA Tewas Laka Lantas di Bali

    DENPASAR, Kilasbali.com – Tertib berlalu lintas khususnya memakai helm menjadi salah satu upaya untuk menghindari hal fatal jika terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

    Di Bali sendiri, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan dan mobilitas yang tinggi, lakalantas pun meningkat.

    Jasa Raharja Cabang Bali mencatat, santunan yang dibayarkan meningkat 36 persen dibandingkan tahun lalu.

    Tahun 2022, Jasa Raharja membayarkan santunan sebesar Rp 22 miliar. Namun di tahun 2023, klaim santunan yang dibayarkan hingga bulan Juni 2023 mencapai Rp 33 miliar.

    Baca Juga:  1.542 PPPK Guru-Nakes di Tabanan Jalani Pelantikan

    Kepala Cabang Jasa Raharja Bali Abubakar Aljufri menyampaikan, Bali sudah mulai pulih dan kendaraan sudah ramai di jalan raya.

    Dikatakan, meningkatkannya kecelakaan itu maka pihak Jasa Raharja tidak akan henti mengedukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat yang ada di Bali.

    Sebagai bentuk empati kepada anak dari korban kecelakaan, yang mana bapaknya meninggal dunia, pihaknya menyerahkan beasiswa masing-masing senilai Rp2,5 juta per anak.

    Baca Juga:  Langgar Jalur Steril, Empat Truk Ditindak Tegas

    “Beasiswa untuk 10 anak yang bapaknya meninggal karena kecelakaan,” ungkapnya di Denpasar, Minggu (23/7).

    10 anak itu, kata dia berdomisili ada di Denpasar, Badung, Gianyar, dan juga Bangli. “Agar anak-anak tidak putus sekolah,” harapnya.

    Dia mengungkapkan, seiring meningkatnya kepadatan arus lalu lintas, warga negara asing (WNA) sudah ada yang meninggal dunia sembilan orang dari tahun 2022.

    Baca Juga:  Gruduk Kantoran, Tim DLH Temukan Sampah 'Satu Lobang Rame-rame'

    “Sembilan WNA yang meninggal dari tahun 2022 sampai sekarang,” jelasnya.

    Pihaknya pun prihatin dengan peristiwa itu. Untuk itu, pihaknya bersinergi dengan pihak kepolisian untuk menindak pelanggar lalu lintas.

    “Sekarang banyak yang nggak pakai helm, melawan arus lalu lintas, dan itu terjadi saat pulang malam dari tempat hiburan,” pungkasnya. (jus/kb)

    Back to top button