SosialTabanan

Umanis Galungan, Bupati Tabanan “Ngayah” di Pura Luhur Batukau

    TABANAN, Kilabasli.com – Sebagai kewajiban selaku Kepala Daerah, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, rutin melakukan persembahyangan, demi menyeimbangkan keharmonisan pembangunan di Tabanan.

    Tak hanya sebagai upaya meningkatkan Sradha Bhakti, Sanjaya juga “ngayah” mereresik pura saat mengikuti persembahyangan Pujawali di Pura Luhur Batukau, Kamis (3/8).

    Dengan mengajak jajaran pemerintahan, mengikuti saat itu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan Para Asisten Setda Tabanan, Para Kepala OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Se-Kabupaten Tabanan, Dirut RSUD Tabanan, Perbekel dan Bendesa Adat Wangaya Gede dan Bendesa Adat Kota Tabanan.

    Persembahyangan Pujawali yang juga bertepatan dengan Hari Raya Umanis Galungan, dimaknai sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan Sradha Bhakti dan nilai spiritualitas diri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan sebagai pelayan masyarakat. Bagi Sanjaya, dalam membangun Tabanan, harus seimbang, baik secara sekala maupun niskala.

    Baca Juga:  Kunjungan ke Tanah Lot Meningkat Selama WWF 2024

    Tak hanya mengikuti persembahyangan, di kesempatan itu, Sanjaya juta mengajak rombongan untuk memberi makan ikan, secara simbolis melakukan pelepasan burung, hingga mereresik atau bersih-bersih pura. Tampak orang nomor satu di Tabanan itu dengan giat dan semangat menyapu dan membersihkan areal pura.

    “Kita ini dalam menjalankan roda pemerintahan, harus seimbang. Rutin bekerja di tengah-tengah masyarakat, membangun dari desa, menjalankan berbagai program pemerintahan, tapi juga diseimbangkan dengan pengabdian secara niskala. Seperti halnya hari ini, saya ajak jajaran dan OPD untuk bersama-sama ngayah, selain ngayah di masyarakat, ngayah juga di Pura suci kita, Pura Luhur Batukau,” ujar Sanjaya saat itu.

    Rutinitas ini diharapkannya, dapat menjadi contoh bagi para OPD dalam menjalankan tugas. Bupati Sanjaya nampak melaksanakan persembahyangan dengan khidmat di Pura Beji dan Pura Luhur sebagai wujud syukur kehadapan Ida Sesuhunan/Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura tersebut, Sekaligus memohon kerahayuan jagat Tabanan agar selalu aman dan tenteram. (m/kb)

    Back to top button