PeristiwaTabanan

Gagal Lintasi Tanjakan, Truk Angkut Kosmetik Terguling dan Timpa Truk Mogok

    TABANAN, Kilasbali.com – Kecelakaan tunggal dialami sebuah truk bermuatan kosmetik di jalur Denpasar-Gilimanuk pada Sabtu (21/10) pagi.

    Selain oleng dan rebah, truk tersebut juga membuat ringsek truk lainnya di sebelahnya yang kebetulan lagi mogok.

    Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 09.00 Wita di jalur tanjakan Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan.

    Truk berpelat DK 8625 GE dan sedang dalam perjalanan dari arah Gilimanuk itu mengalami kecelakaan saat hendak melalui tanjakan.

    Kapolsek Kerambitan Kompol I Gusti Putu Sudara mengkonfirmasi terjadinya kecalakaan tunggal. Ia menyebut sampai dengan pukul 13.30 Wita, proses evakuasi masih diupayakan.

    “Kejadiannya sekitar pukul 09.00 Wita,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, kecelakaan itu terjadi saat truk tersebut melewati dua truk mogok dengan masuk ke jalur kanan.

    Baca Juga:  Delegasi-Partisipan WWF Antusias dengan Pengelolaan Air oleh Subak

    Kebetulan sejak pukul 04.00 Wita, jalur Denpasar-Gilimanuk tersendat akibat ada dua truk yang mogok.

    Truk pertama berpelat E 9040 AD yang memuat besi beton. Truk ini juga datang dari arah Gilimanuk dan hendak melalui tanjakan.

    Namun, setibanya di tanjakan, as atau sumbu truk tersebut patah dan tiba-tiba mogok.

    Sekitar 30 menit kemudian, satu truk bermuatan kedelai juga datang dari arah yang sama. Truk itu juga hendak melalui tanjakan hanya saja di depannya sudah ada truk yang mogok.

    Hanya saja, saat hendak mendahului truk yang asnya patah, ban sebelah kiri belakang truk bermuatan kedelai itu tiba-tiba gembos.

    Baca Juga:  Tujuh Partai di Tabanan Koalisi Hadapi PDIP di Pilkada 2024

    Dua truk yang sama-sama mogok itu membuat jalan hanya bisa dilalui pada satu jalur dan dipakai secara bergantian oleh kendaraan dari dua arah Gilimanuk dan Denpasar.

    Sekitar pukul 09.00 Wita, datanglah truk yang DK 8625 GE yang mengangkut kosmetik dari arah Gilimanuk.

    Truk ini juga berencana melalui tanjakan dengan mendahului dua truk yang mogok sebelumnya melalui jalur di sebelah kanan.

    Hanya saja, saat berada di tengah tanjakan, truk ini tiba-tiba oleng ke kiri dan menimpa kepala truk berpelat E 9040 AD sampai ringsek. Kebetulan truk tersebut ada di sebelah kirinya.

    Baca Juga:  UNESCO Tetapkan Subak Bengkel Sebagai Demo Site Ecohydrology

    Selain membuat ringsek, kejadian itu membuat truk berpelat E 9040 AD tiba-tiba berjalan mundur hingga menabrak beton pembatas jalan yang ada di sisi kanan.

    Truk yang berjalan mundur itu baru terhenti setelah bagian bawah truk terganjal oleh pembatas jalan dari beton.

    “Nihil korban jiwa. Untuk sementara pengaturan lalu lintas dilakukan dengan sistem buka tutup sampai selesai proses evakuasi,” tukas Sudara. (c/kb)

     

    Back to top button