Seni BudayaTabanan

Pemelaspasan Ratu Ayu, Balai Kulkul dan Bale Pemujan Pura Mrajapati Tunon Dukuh

    TABANAN, kilasbali.com – Perwujudan sradha bhakti pemerintah kepada masyarakat, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama salah satu anggota DPRD Tabanan, Sekda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, menghadiri Pemelaspasan Ratu Ayu, Balai Kulkul dan Bale Pemujan di Pura Mrajapati Tunon Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan, Minggu (29/10).

     

    Hal ini juga merupakan cerminan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap pembangunan yang dilakukan oleh krama/masyarakat.

    Yang mana, dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), Sanjaya berkomitmen membangun sinergi yang baik dengan krama.

    Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Tabanan mendapat kehormatan “Ngelinggihin Ratu Ayu”, kemudian secara simbolis sebagai orang pertama “Nepak Kulkul”, dilanjutkan dengan melaksanakan persembahyangan bersama.

    Baca Juga:  Bupati Tabanan Tanam Cabai bersama KWT Dukuh Mesari Bongan

    Turut hadir saat itu, Camat dan unsur Forkopimcam Tabanan, Perbekel, Bendesa Adat, Prawartaka Karya dan juga masyarakat setempat yang turut ngayah dalam kesempatan itu.

    “Astungkara Ida Bhatara-Bhatari sane berparahyangan disini di Setra Tunon Dukuh ini sudah memberikan anugerah yang terbaik. Tiang lihat Bale Kulkul sudah, Pewaregan sudah, hingga Balai Gong juga sudah rampung dan tinggal pembangunan lainnya yang saya lihat tinggal sekedar finishing serta perlu penataan yang baik, apalagi kedepan akan dilakukan upacara Ngenteg Linggih. Astungkara pemerintah akan selalu siap membantu,” ujar Sanjaya usai persembahyangan bersama.

    Pihaknya juga menyampaikan, bahwa itulah salah satu tugas pemerintah yaitu mengayomi masyarakat dan selalu bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang positif.

    Baca Juga:  Ambarrukmo ‘berKelana di Bali’, Kenalkan Tiga Intellectual Property di Geo Open Space

    Selain itu, Sanjaya juga meminta kepada seluruh krama selalu menjaga apa yang telah dibangun bersama-sama. Di mana hal yang paling ditekankan adalah kekompakan dan semangat gotong-royong, baik itu antara krama, wakil rakyat, begitu juga dengan pemerintah.

    “Sudah luar biasa sekali peranan krama dalam membangun Desa Dauh Peken ini dari puluhan tahun yang lalu. Harus tetap dijaga dan kekompakan kita antara krama pemerintah juga harus selalu dijaga serta atas sinergi tersebut, kontribusi pemerintah juga sudah kita rasakan bersama. Tinggal kita menjaga apa yang telah kita bangun dengan baik dan tetap bersatu, juga kompak selalu di Desa Dauh Peken yang kita cintai ini,” imbuh Sanjaya.

    Hal senada juga disampaikan I Gede Made Satiasa selaku Prawartaka Karya, bahwa kekompakan krama setempat tidak terlepas dari arahan dan bimbingan dari Bupati Tabanan yang juga selaku krama Desa Dauh Peken.

    Baca Juga:  KIM Plus Tabanan Tunggu Ini Hadapi di Pilkada 2024

    Mewakili masyarakat, dia menyampaikan terimakasih atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan selama ini kepada krama Desa Dauh Peken, khususnya Pengempon Pura Mrajapati Tunon Dukuh, yang sangat dirasakan sekali manfaatnya. (m/kb)

    Back to top button