Denpasar

Kebakaran TPA Suwung Berangsur Padam

    DENPASAR, Kilasbali.com- Musibah kebakaran TPA Suwung telah mendapatkan penanganan maksimal dari Tim Komando. Berdasarkan update penanganan dilapangan, kondisi api telah berangsur padam, antisipasi masih tetap dilakukan untuk upaya pendinginan.

    “Api musibah kebakaran TPA Suwung telah dapat dipadamkan, ada tiga titik asap tipis yang masih kita temukan di lokasi serta telah dilakukan tindaklanjut dan langkah antisipasi serta pendinginan tetap kita lakukan,” ujar Kepala Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, Rabu (15/11) di TPA Suwung.

    Baca Juga:  Bali 'All Out' Sukseskan WWF ke-10, Batasi Mobilitas Angkutan Barang hingga Pembelajaran Daring

    Lebih lanjut disampaikan, pasca penurunan status Tanggap Darurat pada 8 November lalu, langkah antisipasi masih tetap kita lakukan.  Dua unit armada Damkar tetap kita siagakan di TPA Suwung. Meski langkah ini juga didukung mobil tangki dari UPT. TPA Suwung. “Petugas dan armada damkar Denpasar tetap kita siaga untuk melakukan langkah pendinginan,” ujarnya.

    Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Denpasar yang juga selaku Kepala Pos Komando Musibah Kebakaran TPA Suwung, Ardi Ganggas menyampaikan kerja tim komando telah berjalan maksimal dalam penanganan musibah kebakaran di TPA Suwung. Saat ini api sudah terkendali sert berangsur-angsur padam.

    Baca Juga:  Delegasi Internasional Hadiri World Water Forum di Bali

    “Saat ini langkah antisipasi tetap dilakukan serta dua unit mobil tangki air yang telah dimodifikasi dari UPT. TPA Suwung terus melakukan penyemprotan pendinginan lokasi,” ujarnya.

    Ardi Ganggas menambahkan seblumnya langkah dan upaya terus dilakukan. Hingga berupaya mengurai gas metan menggunakan eskavator dan melaksanakan pembasahan di permukaan sampah sangat efektif hingga api telah padam saat ini.

    “Langkah ini sangat efektif mendukung pemadaman api, serta fokus pada perkerasan jalan yang memudahkan mobil damkar dan eskavator menuju seluruh kawasan yang sebelumnya terbakar,” ujarnya. (m/kb)

    Back to top button