GianyarPeristiwaPolitik

Gegara Ini Wakil Ketua DPRD Gianyar Tarik Kerah Kasatpol PP

    GIANYAR, Kilasbali.com – Ulah Wakil Ketua DPRD Gianyar, I Gusti Ngurah Anom Masta menjadi pusat perhatian di Halaman Kantor Bupati Gianyar, Senin ( 27/11). Menjelang prosesi pelantikan Kadis Dukcapil Gianyar, tiba-tiba politisi Golkar ini langsung mencak-mencak sembari menarik kerah baju Kasat Pol PP Gianyar, I Made Watha.

    Anom tidak terima lantaran salah satu baliho ditertibkan petugas Pol PP.

    Awalnya, para saksi yang sebagian besar pejabat yang diundang, menduga mereka berdua sedang bercanda. Sebab selama ini, Anom Masta memang dikenal suka bercanda dan ramah dengan siapapun.

    Namun situasi menjadi tegang lantaran Anom Masta tiba-tiba menarij kerah baju Watha dengan sorot mata serius. Dan, saat itu Watha tidak berkutik, hanya sesekali dari mulutnya mengeluarkan kata-kata ‘salah koordinasi’.

    Baca Juga:  Ini Penyebab Pasar Senggol Gianyar Anyar Belum Dibuka

    Beruntung, para pegawai yang ada di sana, langsung memegang dan menjauhkan Anom Masta dari Watha, sehingga tak terjadi situasi yang tak diinginkan. Usai kejadian tersebut, Watha pun meninggalkan lokasi.

    Wakil Ketua DPRD Gianyar, I Gusti Ngurah Anom Masta saat dikonfirmasi, membantah adanya ketegangan. Namun ia tak menampik bahwa ada balihonya yang dipermasalahkan oleh Satpol PP.

    Kasat Pol PP Gianyar, I Made Watha. Foto/ist

    Beberapa waktu lalu, Kasatpol PP Gianyar, Made Watha mengiriminya pesan WhatsApp yang menyebut balihonya sudah kadaluarsa, sehingga harus ditertibkan.

    Baca Juga:  NasDem Tabanan Tidak Kebagian Kursi DPRD di Pemilu 2024

    “Baliho saya itu Galungan dan Kuningan tahunnya tahun 2024. Tidak ada ketegangan kok, santai-santai saja,” ujar Anom Masta lalu tersenyum.

    Kasatpol PP Gianyar, I Made Watha tak memberikan tanggapan terkait persoalan ini. Saat dihubungi via WhatsApp, ia mengatakan sedang mengikuti rapat di Pemprov Bali.

    “Maaf,saya masih rapat di provinsi terkait pelaksanaan dan tugas-tugas Trantibumlinmas,” ujarnya. (ina/kb)

    Back to top button