News UpdatePendidikanTabanan

Kekurangan Guru Masih Jadi Persoalan di Tabanan

    TABANAN, Kilasbali.com – Kekurangan tenaga pendidik atau guru masih menjadi persoalan yang harus dihadapi dunia pendidikan di Kabupaten Tabanan.

    Di tahun ini saja ada 307 guru PNS yang masuk usia pensiun. Itu sudah termasuk para guru yang menjabat sebagai kepala sekolah.

    Di tahun depan, persoalan ini masih akan mewarnai dengan pensiunnya 236 orang guru yang 139 orang di antaranya merupakan guru SD.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, menjelaskan bahwa ketidakseimbangan antara jumlah guru yang pensiun dengan rekrutmen CPNS guru menjadi kendala utama.

    Baca Juga:  Data Masuk 76 Persen, PDIP Optimis Lampaui Target Kursi di DPRD Tabanan

    Keadaan ini mengharuskan para guru pengabdi dan honorer ikut terlibat penuh untuk menjaga kelancaran proses belajar mengajar.

    Walaupun, Pemerintah Pusat belakangan ini getol melakukan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk menutupi kebutuhan jumlah guru.

    Namun, upaya itu belum sepenuhnya bisa memenuhi jumlah kebutuhan guru di daerah yang berkurang dari tahun ke tahun.

    “Tahun 2023 ads 307 kepala sekolah dan guru PNS pensiun, sementara kebutuhan guru di Tabanan pada tahun yang sama mencapai 829 orang, rinciannya 554 guru SD dan 275 guru SMP,” ungkapnya.

    Baca Juga:  Tanggapi Hasil Pemilu 2024, Sanjaya : Tabanan Masih Kandang Banteng

    Dengan tambahan 236 guru yang akan pensiun pada 2024, kebutuhan jumlah guru dirasa semakin mendesak.

    “Pemerintah pusat sejatinya telah memberikan peluang melalui PPPK, memberikan kontribusi besar untuk mengatasi kekurangan guru,” katanya.

    Kebijakan ini, sambungnya, telah direspon secara positif oleh Bupati Tabanan dengan membuka kesempatan kepada para tenaga honorer dan kontrak jabatan fungsional guru untuk mengikuti rekrutmen tersebut.

    “Dengan mengambil penuh sesuai kebutuhan. Saat ini sedang berlangsung mekanisme tes pemenuhan 806 formasi. Harapannya semua formasi bisa terisi,” imbuhnya.

    Baca Juga:  Bupati Tabanan Maksimalkan Potensi Agrowisata Petiga - Marga

    Ia menambahkan, kekurangan guru juga terjadi pada jenjang pendidikan TK. Pada 2024 mendatang ada 15 guru yang akan memasuki masa pensiun.

    Sementara untuk kebutuhan guru TK di Tabanan mencapai 45 orang dengan jumlah ASN TK sebanyak 148 orang.

    Ia berharap, dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui rekrutmen CPNS/PPPK diharapkan dapat membawa solusi positif untuk dunia pendidikan di Tabanan.

    Di sisi lain, Pemkab Tabanan akan terus berupaya mengajukan usulan formasi kebutuhan guru untuk mencukupi kebutuhan jumlah guru. (c/kb)

    Back to top button