News UpdateTabanan

Pemkab Tabanan Cabut Status Transisi Darurat Penanggulangan Kebakaran TPA Mandung

    TABANAN, Kilasbali.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah mencabut status transisi darurat penanggulangan kebakaran TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Mandung, di Banjar Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan.

    Hal ini diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, Senin (4/12). “Sudah (dicabut). Tidak diperpanjang lagi,” katanya.

    Ia menyebutkan pencabutan status tersebut telah berlaku sejak akhir November 2023 lalu. Dengan telah dicabutnya status tersebut, maka petugas BPBD maupun pemadam kebakaran yang tadinya melakukan upaya penanggulangan kebakaran ditarik.

    “Hanya dari Dinas LH (Lingkungan Hidup) saja yang di sana sekarang,” sebutnya.

    Baca Juga:  Pemkab Tabanan Hendak Bangun Taman Perjuangan, Ditarget Selesai Akhir 2024

    Hal senada disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, yang dikonfirmasi secara terpisah.

    Ia menyebutkan, saat ini TPA Mandung masih dalam status pemulihan dan uji coba setelah mengalami kebakaran pada 14 Oktober 2023 lalu.

    “Pendinginan tetap dilakukan (kalau tidak hujan), terus membuat kubangan, dan melakukan piket malam yang terdiri dari lima staf,” ungkapnya.

    Baca Juga:  Dukung Pilkada 2024, Disdukcapil Kebut Perekaman KTP Pemilih Pemula

    Dengan adanya piket tersebut, sambungnya, tim dari BPBD maupun Pemadam Kebakaran juga sudah ditarik dari TPA Mandung.

    Meski demikian, tim BPBD maupun Pemadam Kebakaran tetap melakukan pemantauan. “Kalau kami perlu bantuannya tetap menjadi prioritas,” sambungnya.

    Di masa uji coba, lanjut Ekayana, proses pengiriman sampah berlaku secara terbatas. Itupun hanya pada desa-desa yang masuk dalam layanan pengangkutan sampah oleh Dinas LH saja.

    Baca Juga:  Bupati Sanjaya Tekankan Pentingnya Kolaborasi saat hadiri Puncak Hari Koperasi Nasional ke-77 di Tabanan

    “Dari 133 desa, tujuh desa yang masuk layanan kami. Sisanya sudah mandiri pengolahan sampahnya,” tukasnya. (c/kb)

    Back to top button