PolitikTabanan

Puluhan Alat Kampanye Caleg Golkar Diduga Dirusak

    TABANAN, Kilasbali.com – Puluhan alat kampanye calon legislatif (caleg) DPRD Tabanan dari Partai Golkar, I Made Asta Darma, diduga dirusak orang tidak dikenal.

    Dugaan perusakan alat kampanye berupa bendera dan banner itu terjadi di wilayah Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan.

    Setidaknya ada 20 bendera dan 15 banner milik I Made Asta Darma yang rusak. Bagian tiangnya yang terbuat dari bambu diduga dirusak dengan cara dipatahkan.

    Asta Darma yang dikonfirmasi menduga, perusakan alat kampanye miliknya itu diduga terjadi pada Selasa (26/12) pagi. Itupun setelah ia mendapatkan informasi dari masyarakat.

    Baca Juga:  Ombudsman Bali Lagi Kaji Penataan Kabel Semrawut

    “Padahal Senin (25/12) malam masih bagus kondisinya,” ungkapnya.

    Ia meyakini bahwa saat dipasang sudah dalam keadaan kuat dan kokoh. “Jadi kalau ada angin tidak sampai seperti itu (rusak),” ujar caleg yang berstatus incumbent ini.

    Dan ia juga enggan berspekulasi atau menduga-duga pelaku perusakannya. Hanya saja, ia menyayangkan, cara seperti ini masih terjadi di era politik yang mengedepankan etika dan sopan santun.

    Baca Juga:  Suara Masih Fluktuaktif, Polisi Jaga Ketat Proses Perhitungan di PPK

    Asta Darma mengaku sudah malaporkan dugaan perusakan itu ke Bawaslu Tabanan untuk diusut. Terlebih di salah satu titik perusakan terdapat kamera CCTV.

    Apalagi, sambungnya, alat kampanye miliknya saja yang rusak. Sementara alat kampanye lainnya yang ada di sebelahnya dalam keadaan baik.

    “Untuk memberikan efek jera bisa dipantau melalui CCTV yang sudah terpasang. Saya tidak menuntut ini itu hanya pingin tau saja siapa yang merusak,” tukasnya.

    Baca Juga:  Kapolda Bali Cek Gudang Logistik Pemilu 2024

    Secara terpisah, anggota Bawaslu Tabanan, I Made Winarya, membenarkan adanya laporan dari Asta Darma tersebut.

    Pihaknya juga sudah menindaklanjutinya dengan melihat langsung alat kampanye yang diduga dirusak tersebut.

    “Kami sekarang akan telusuri dulu kebenarannya,” ujar Winarya seraya mengimbau masyarakat ikut berpartisipasi menjaga kondusifitas penyelenggaraan kampanye Pemilu 2024. (c/kb)

    Back to top button