SosialTabanan

Ombudsman Bali Lagi Kaji Penataan Kabel Semrawut

    TABANAN, Kilasbali.com – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali sedang mengkaji soal penataan kabel serat optik yang semrawut di hampir seluruh wilayah.

    Ini terungkap pada Selasa (20/2) dengan kedatangan ORI Bali ke Kabupaten Tabanan. Kebetulan Tabanan menjadi salah satu sampel selain Kabupaten Badung.

    ORI Bali mendatangi kantor Camat Tabanan; Dinas Komunikasi dan Informasi; serta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman.

    “Ombudsman Bali saat ini sedang membuat kajian terkait penataan kabel-kabel provider yang banyak dikeluhkan masyarakat,” ucap Kepala Pencegahan ORI Bali Ida Bagus Kade Oka Mahendra.

    Baca Juga:  PDI Perjuangan Gianyar Dukung Koster-Ace Dua Periode

    Ia menyebut kajian tersebut dibuat untuk mengetahui mekanisme penataan tiang dan kabel serat optik tersebut.

    “Kami ingin tahu siapa penatanya? Siapa yang memiliki kewenangan? Mengapa di satu tempat ada banyak tiang provider? Apakah ada izin?” sebutnya.

    Berikutnya, lanjut Oka Mahendra, bila ada pengaduan seperti apa penanganannya. Sebab di media sosial banyak kabel melintang yang beberapa di antaranya menyebabkan korban.

    Baca Juga:  Bunda Paud Tabanan Resmikan Gedung TK Negeri Marga

    “Termasuk ada tiang miring dan masyarakat ke mana menyampaikan keluhan. Karena ini juga menyangkut masalah keamanan, ketertiban, dan estetika,” tegasnya.

    Pihaknya berharap, keberadaan kabel serat optik tersebut ditata dengan rapi. Karena tidak ia pungkiri saat ini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. “Tapi juga harus di lihat sisi keamanannya,” imbuhnya.

    Sepanjang 2023, ungkapnya, ada ratusan pengaduan yang masuk ke ORI Bali soal penataan kabel serat optik berikut keberadaan tiangnya. Sebab, di satu titik bisa terdiri dari beberapa tiang.

    Baca Juga:  Begini Kronologis Kecelakaan Maut di Jembatan Yeh Nu

    “Lima persennya mengeluhkan kabel melintang. Kabel menjuntai ke bawah. Masyarakat tidah mengetahui itu kabel ada aliran listriknya atau tidak,” tukasnya. (c/kb)

     

    Back to top button

    Berita ini dilindungi