PeristiwaSeni BudayaTabanan

Tembok Timur Setra Tabanan Dibongkar, Hendak Dijadikan Lahan Parkir Umum

    TABANAN, Kilasbali.com – Tembok sisi timur kuburan atau Setra Gandamayu Desa Adat Kota Tabanan dibongkar. Pembongkaran tersebut dilakukan untuk kepentingan pembuatan lahan parkir umum yang luasnya sekitar sepuluh are.

    Pembangunan lahan parkir umum itu dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dengan menggandeng desa adat setempat untuk mengurai kesemrawutan kendaraan yang parkir di Jalan Kresna dan Arjuna.

    Sejak beberapa bulan terakhir ini, arus lalu lintas pada ruas jalan di sisi barat dan selatan kantor bupati itu kerap krodit. Terutama di saat jam-jam pegawai kantor bupati bekerja serta para siswa di SMPN 2 dan 3 pulang sekolah.

    “Sesuai arahan Bupati Tabanan, ke depan tidak ada lagi kendaraan parkir di sisi jalan. Sehingga jalan bebas hambatan karena selama ini terkesan krodit dan semrawut saat jam anak-anak pulang sekolah,” jelas Bendesa Adat Kota Tabanan, I Gusti Ngurah Siwa Genta, Rabu (21/2).

    Baca Juga:  Pemkab Tabanan Hendak Bangun Taman Perjuangan, Ditarget Selesai Akhir 2024

    Ia menyebut Pemkab Tabanan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk kepentingan penataan sekaligus pembangunan lahan parkir di sisi timur Setra Desa Adat Kota Tabanan tersebut.

    Proses penataan dan pembangunannya telah dimulai dengan upacar Ngeruak pada 26 Desember 2023 lalu. Kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan awal pada Januari 2024 dan berlanjut sampai dengan rampung pada April 2024 mendatang.

    Siwa Genta menambahkan, keberadaan lahan parkir umum tersebut juga akan mengarah pada rencana pembangunan krematorium di areal setra.

    Baca Juga:  Serahkan Hibah Rp 2,1 Miliar di Tampak Gangsul, Bukti Konkret Komitmen Bupati Giri Prasta Ringankan Masyarakat Bali

    “Jadi masyarakat bisa parkir di sana nantinya. Baik saat ada kegiatan upacara adat di setra atau kegiatan apapun. Nanti juga akan dikerjasamakan dengan pemerintah daerah terkait dengan retribusi parkir,” sambungnya.

    Ia melanjutkan, konsep lahan parkir umum yang sedang disiapkan tersebut bersifat terbuka. Selain itu, areal parkir itu juga akan disertai dengan apit surang atau gerbang berornamen khas Bali. Desainnya tidak jauh berbeda dengan pagar baru Kantor Bupati Tabanan.

    Soal pembangunan krematorium, Siwa Genta menyebut saat ini masih dalam tahap penentuan lokasi.

    Baca Juga:  Bocah WNA Resahkan Warga Ubud, KPPAD Bali Minta Petugas Keamanan Bertindak

    “Kalau desainnya masih mencari inspirasi di krematorium lain. Astungkara bisa segera terwujud. Ya, sekarang lahan parkirnya dulu,” tukasnya. (c/kb)

    Back to top button