PeristiwaTabanan

Nyalakan Lilin Saat Malam Nyepi, Rumah Warga Perumahan Permata Hijau Kebakaran

    TABANAN, Kilasbali.com – Suasana perayaan Nyepi pada Senin (11/3) malam dikejutkan dengan kebakaran Banjar Tuakilang Baleran, Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan.

    Kebakaran itu tepatnya terjadi pada rumah Rida Widianingsih (50), salah satu rumah di Perumahan Permata Hijau Blok K sekitar pukul 21.00 Wita.

    Kebakaran itu menghanguskan satu ruangan yang di dalamnya terdapat kasur, lemari, dan kulkas.

    Kapolsek Kota Tabanan Kompol Nyoman Sumantara mengkonfirmasi terjadinya kebakaran tersebut pada Selasa (12/3). “Kejadiannya saat malam Nyepi,” kata Sumantara.

    Baca Juga:  Jalani Perawatan Sejak Februari 2024, Kabag Tapem Tabanan Berpulang

    Menurutnya, kebakaran tersebut diduga akibat faktor kelalaian. Sebab sebelum kejadian atau sekitar pukul 19.30 Wita, korban sempat menyalakan lilin di kamar yang terbakar tersebut.

    Lilin dalam keadaan nyala tersebut kemudian ditinggal korban yang pergi ke teras untuk ngobrol dengan anak-anaknya.

    Korban baru menyadari adanya kebakaran setelah melihat api dalam keadaan berkobar dan membakar kasur, lemari, serta kulkas di dalam kamar tersebut.

    Baca Juga:  Ketua DPC Gerindra Tabanan Pertanyakan Dukungan Terbuka Forum Perbekel Seltim ke Sanjaya

    Dalam kepanikan, korban kemudian berteriak meminta tolong. Warga sekitar perumahan berusaha memadamkan kobaran api dengan air seadanya.

    Tidak lama kemudian, pecalang Banjar Adat Tuakilang Baleran ikut membantu proses pemadaman tersebut dan menghubungi Pemadam Kebakaran Tabanan.

    Api berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan melakukan penanggulangan.

    Baca Juga:  Pemkab Tabanan Kesulitan Cari Investor Untuk Kelola DTW Bedugul

    “Yang terbakar satu kamar ukuran dua setengah meter (persegi). Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi kurang lebih Rp 5 juta,” tukas Sumantara.

    Ia menambahkan, korban tidak membuat laporan tersebut dan mengikhlaskannya sebagai musibah. (c/kb)

    Back to top button