DenpasarPemerintahan

Pemkot Denpasar Terus Galakkan Beragam Inovasi Jaga Stabilitas Inflasi Berkelanjutan

    DENPASAR, Kilasbali.com-Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara berkelanjutan terus berupaya menjaga stabilitas inflasi. Berbagai inovasi terus digalakkan, dari pasar murah, operasi pasar, peninjauan harga bahan pokok hingga pemantauan stok bahan pokok yang setiap saat dilaksanakan.

    Demikian disampaikan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, usai Rapat Koordinasi secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Ruang Rapat Kantor Walikota Denpasar, pada Rabu (13/3).

    Tampak mendampingi dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar AA Gde Risnawan, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Denpasar I Gusti Ayu Ngurah Raini, Inspektur Kota Denpasar Ir. Putu Naning Djayaningsih, M.Si, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar I Wayan Putra Sarjana, serta sejumlah pejabat terkait, termasuk TPID Kota Denpasar, BPS, dan perwakilan Forkopimda Kota Denpasar.

    Lebih lanjut dijelaiskan, peninjauan harga pasar terus dilaksanakan Pemkot Denpasar melalui Disperindag, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan serta Perumda Pasar. Hal ini sebagai upaya memastikan stabilitas harga yang bermuara pada terjaganya stabilitas inflasi daerah. Tak hanya itu, dengan adanya data pasti tentang perkembangan harga, TPID dapat mengkaji pelaksanaan kebijakan serta inovasi guna mendukung pengendalian inflasi.

    Baca Juga:  Ratusan Taekwondoin Bali Ikuti Diklat Penguji dan Kepelatihan hingga UKT

    Alit Wiradana mengatakan, selain peninjauan harga, turut dilaksanakan operasi pasar dan pasar murah dalam mendukung pengendalian inflasi. Sebelumnya Pemkot Denpasar bersama TPID telah menggelar pasar murah serangkaian HUT ke-236 Kota Denpasar, Hari Suci Galungan dan Kuningan serta Nyepi. Tak hanya itu, Pasar Murah juga akan digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri pada 25 Maret hingga 4 April 2024 mendatang.

    Baca Juga:  Buku Weda Sebagai Tuntunan Hidup

    “Dengan langkah-langkah tersebut, inflasi di Kota Denpasar berada di angka 2,72 persen year on year, berada di bawah angka nasional,” ungkap Alit Wiradana

    Alit Wiradana menegaskan komitmennya untuk terus melaporkan berbagai upaya pencegahan inflasi ke pusat, dengan harapan dapat menjaga stabilitas ekonomi di Kota Denpasar. Hal ini lantaran sinergi antara Pemerintah Daerah baik Kabupaten/Kota, Provinsi bersama Pemerintah Pusat sangatlah penting. Hal ini utamanya dalam memastikan kelancaran rantai pasokan dan stok bahan pangan pemicu inflasi.

    Baca Juga:  Australia Dukung Bali Kendalikan Rabies

    “Semoga kedepan dengan berbagai inovasi dan kebijakan ini, inflasi di Kota Denpasar terus terkendali sebagai upaya menjaga kesimbangan ekonomi di tengah-tengah masyarakat, terlebih menjelang hari besar keagamaan,” ujar Alit Wiradana. (jus/*KB).

    Back to top button