Tabanan

Rai Wahyuni Sanjaya Resmikan Pojok IKM Dekranasda Tabanan di Tanah Lot

 

    TABANAN, Kilasbali.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, meresmikan Pojok IKM Dekranasda Tabanan di objek wisata Tanah Lot, Selasa (19/3).

    Pojok IKM Dekranasda di Tanah Lot ini menjadi yang kedua setelah ruang serupa dibuat di lobi Kantor Bupati Tabanan.

    Sesuai namanya, tempat yang diinisiasi Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Tabanan itu menjadi ruang display produk-produk IKM (Industri Kecil dan Menengah).

    Bahkan, Pojok IKM Dekranasda Tabanan juga bisa menjadi tempat penjualan langsung produk-produk yang terpajang.

    Ketua Dekranasda Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya berharap outlet kedua tersebut bisa memperluas promosi produk-produk IKM lokal.

    “Harapannya, produk IKM Tabanan semakin dikenal dan semakin memiliki pangsa pasar yang luas,” ungkapnya.

    Ia menyebut pembentukan Pojok IKM Tabanan di Tanah Lot berkaca pada pembentukan outlet serupa di lobi Kantor Bupati Tabanan.

    Baca Juga:  Ini Dia Perda Lokasi Larangan Menaikkan Layangan di Bali

    “Yang pertama di lobi kantor bupati. Karena banyak tamu yang datang untuk giliran audiensi, prospeknya bagus. Dari sana saya berpikir kenapa tidak buat di daerah-daerah wisata juga,” ujarnya.

    Rai Wahyuni Sanjaya juga sempat memberikan masukan untuk mengakomodasi produk IKM dari kategori kuliner. Karena produk dari kategori ini lumayan banyak di Tabanan.
    “Tentunya dengan pengemasan yang sesuai kualitas ekspor. Makanan-makanan ringan yang awet seperti cokelat atau keripik-keripik,” sebutnya.

    Ia mengungkapkan, semua hasil produksi IKM bisa memanfaatkan outlet tersebut untuk promosi. Tentunya dengan melalui kurasi atau penilaian. “Tidak terlalu saklek kurasinya,” ujarnya.

    Selain itu, agar semua pelaku IKM mendapatkan kesempatan, display produk akan diganti tiap tiga bulan sekali.

    “Setelah tiga bulan sekali, kami gilir cari (produk) IKM lain. Sampai semua dapat giliran. Kalau tidak laku di sini tidak masalah. Masih bisa diajak lagi dalam event-event pameran lain,” jelasnya.

    Baca Juga:  Dukung Pilkada 2024, Disdukcapil Kebut Perekaman KTP Pemilih Pemula

    Rai Wahyuni menambahkan, setelah di Tanah Lot, Pojok IKM Dekranasda juga akan dibuka di objek wisata Ulun Danu Beratan. “Karena di sana wisatawannya tidak kalah ramai. Setelah di sini (Tanah Lot), di Ulun Danu. Astungkara pada tahun depan,” tukasnya.

    Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang turut hadir menyaksikan peresmpain itu mengungkapkan bahwa pembentukan Pojok IKM Dekranasda Tabanan sebagai salah satu upaya pemerintah membantu mempromosikan hasil produksi para pelaku IKM.

    “Ini tugas pemerintah. Bagaimana ikut mendorong dan membuka ruang promosi,” kata Sanjaya.

    Dengan wadah inilah, sambungnya, kesempatan bagi warga Tabanan untuk bangga dengan hasil produksi kerajinan lokal.

    Baca Juga:  Bawaslu Tabanan Persoalkan Coklit Tak Prosedural di Sejumlah KK

    Menurutnya, keberadaan outlet ini diperlukan karena berdasarkan pengalamannya banyak pelaku IKM Tabanan yang buka lapak pada pasar-pasar seni terkenal di Bali.

    “Saya berkunjung ke pasar-pasar seni di Bali yang sudah top. Saya tanya (perajinnya) dari mana. Ada yang bilang dari Megati, Selemadeg Timur. Ada yang bilang dari Kukuh, Marga,” ungkapnya.

    Dari obrolan itu, ia mendapat informasi rata-rata pelaku IKM tersebut sudah buka lapak pada pasar-pasar seni tersebut puluhan tahun.

    “Mereka punya skill. Market mereka di sana (pasar seni) karena di Tabanan tidak ada tempat. Jadi saya pikir perlu ada ruang. Di Tabanan ini ada 1.023 perajin atau pelaku IKM. Itu yang sudah terdaftar. Belum (lagi) yang belum terdaftar,” imbuhnya. (c/kb)

    Back to top button