BirokrasiTabanan

DPRD Tabanan Dorong Percepatan Realisasi Desa Presisi

    TABANAN, Kilasbali.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Tabanan mendorong percepatan realisasi Desa Presisi yang digulirkan pemerintah setempat.

    Selain itu, DPRD Tabanan juga sudah memberikan dukungan untuk mempercepat penerapan program tersebut di sepuluh kecamatan.

    Ini diungkapkan Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani, Senin (25/3).

    “Kami mendukung dan memberikan support ke pemerintah untuk mempercepat penerapan Desa Presisi karena ini menjadi salah satu visi misi daerah,” katanya, Senin (25/3).

    Baca Juga:  Ini Target Operasi Patuh Agung 2024 di Tabanan

    Pihaknya berharap, program ini secepatnya bisa diterapkan pada 133 desa yang ada di Kabupaten Tabanan.

    Terlebih, perangkat aturan mengenai penerapan Desa Presisi telah melalui pembahasan dan pengesahan di DPRD. Baik dalam bentuk peraturan daerah (perda) dan peraturan bupati (perbup).

    “Kami di DPRD sudah mendukung melalui pembentukan perda yang sudah ditetapkan bersama. Terakhir, kami juga kawal proses pembentukan perbupnya,” kata Omardani yang juga Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) ini.

    Baca Juga:  Restu Dewata Group Berbagi Sembako Kepada Lansia di Jatiluwih

    Karena itu, sambungnya, pihaknya begitu mendorong percepatan realisasi Desa Presisi karena hambatan regulasi telah dilalui. Begitu juga dengan kendalam sistem pada pengelolaan data yang terpadu di seluruh desa.

    Namun, dengan dilakukannya sosialisasi dan perbaikan, pihaknya berharap data desa presisi ini bisa mudah diakses dan dipahami oleh siapapun.

    “Sehingga kedepan tidak ada perencanaan yang salah dalam rangka melakukan pembangunan di Tabanan,” ujarnya.

    Baca Juga:  Pemkab Tabanan Hendak Bangun Taman Perjuangan, Ditarget Selesai Akhir 2024

    Apalagi, sambung Omardani, tujuan Desa Presisi ini adalah untuk mendapatkan data yang benar-benar presisi dalam mendukung segala kegiatan pemerintah.

    Selain itu, Desa Presisi juga untuk menunjang aktivitas pembangunan Tabanan, terutama dalam mengangkat potensi desa.

    “Kami berharap tahun ini proses penerapan Desa Presisi sudah bisa selesai dan sudah bisa diterapkan pada tahun berikutnya,” ujar mantan Perbekel Desa Belimbing ini. (c/kb).

    Back to top button