PeristiwaTabanan

Polres Tabanan Ringkus Lima Pelaku Curanmor di 15 TKP

    TABANAN, Kilasbali.com – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan menangkap lima orang pelaku pencurian sepeda motor atau curanmor.

    Kelima pelaku merupakan sindikat yang selama ini melakukan pencurian terhadap motor-motor yang diparkir tanpa kunci badan. Tidak jarang sindikat ini juga mencuri motor yang kuncinya nyantol.

    Kelima pelaku pencurian tersebut antara lain I Kadek ED (25), I Made YG (26), dan I Made PJ (17) yang sama-sama berasal dari Desa Sangketan, Kecamatan Penebel. Sisanya dua orang berstatus sebagai penadah yakni I Putu SJ (45) dan I Nyoman KR.

    Wakapolres Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja mengungkapkan, penangkapan terhadap kelima pelaku dilakukan dalam Operasi Cipta Kondisi yang berlangsung sepanjang 13-28 Maret 2024.

    Baca Juga:  Pemkab Tabanan Hendak Bangun Taman Perjuangan, Ditarget Selesai Akhir 2024

    “Pengungkapan ini bagian dari Operasi Cipta Kondisi dalam rangka menghadapi Idul Fitri 2024,” kata Surya Atmaja, Sabtu (30/3).

    Kelima pelaku curanmor ini setidaknya sudah beraksi di 15 TKP. Seperti yang diungkapkan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan AKP Komang Agus Dharmayana.

    “Kurang lebih hampir 15 TKP di wilayah Penebel, Kerambitan, Selemadeg Barat, dan Selemadeg. (I Kadek) ED yang menjadi pimpinnya,” sebut Agus Dharmayana.

    Demi menjalankan aksinya yang sudah dimulai sejak awal 2024, komplotan ini menyiapkan mobil khusus untuk mengangkut motor hasil curiannya.

    Ia menjelaskan, kasus ini terungkap dari hasil penyelidikan terhadap pencurian motor Yamaha NMAX hitam pada 28 Februari 2024 di jalan jurusan Desa Rejasa-Bendungan Telaga Tunjung, Banjar Pacut, Desa Rejasa, Penebel.

    Dari hasil penyelidikan atas kasus tersebut diperoleh informasi mengenai penjualan motor serupa yang tidak disertai dengan dukumen lengkap di media sosial.

    Baca Juga:  Buku Weda Sebagai Tuntunan Hidup

    Selanjutnya, Tim Opsnal Polres Tabanan dan Polsek Kerambitan mengusut lebih jauh informasi itu dan memancing penjualnya.

    Dari situlah, Polisi berhasil menangkap satu per satu orang dalam komplotan pelaku curanmor tersebut.

    Dalam pemeriksaan sementara, ED dan YG setidaknya beraksi di sembilan TKP. Kemudian ED dan PJ beraksi di tiga TKP. Dan sekali waktu ED pernah melakukan aksinya seorang diri di satu TKP.

    Baca Juga:  Bawaslu Tabanan Temukan Pantarlih Tak Lakukan Coklit

    Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti kejahatan komplotan ini. Beberapa di antaranya motor hasil curian, satu mobil yang dipakai mengangkut motor curian, tangga, satu kunci pas 12 mm.

    Bahkan ada satu motor hasil kejahatan komplotan ini bermerek Beneli. Motor ini diperoleh dengan cara menukarkan motor hasil curian.

    “Sekadar ditukar saja. Namun, Tim Opsnal tetap melakukan pengejaran. Motor dan pelakunya berhasil diamankan,” tegas Agus Dharmayana.

    Ia menjelaskan, motor-motor hasil curian komplotan ini sebagian di antaranya sudah ada yang laku terjual.

    “Ada sebagian motor yang sudah laku. Mereka jual secara online. Ini yang masih kami telusuri,” pungkasnya. (c/kb)

    Back to top button