News UpdatePolitikTabanan

Aspirasi Banteng Tabanan Soal Bacagub, Antara Koster-Giri dan Koster-Ace

    TABANAN, Kilasbali.com – Bursa penjaringan bakal calon gubernur atau bacagub Bali di internal PDIP di Kabupaten Tabanan sudah mulai menyeruak.

    Dua pasang nama mulai muncul ke permukaan yakni Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) atau Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Cok Ace).

    Meski demikian, internal PDIP Tabanan hingga sejauh ini belum secara resmi menyampaikan pasangan mana yang akan diusulkan.

    Seperti diungkapkan Sekretaris DPC PDIP Tabanan I Nyoman Arnawa, sampai sejauh ini pihaknya belum menggelar rapat penjaringan bacagub.

    Baca Juga:  Sanjaya Komit Kembangkan Kampung Buah di Tabanan

    “Baru tadi pagi saya komunikasi dengan Pak Ketua DPC. Kemungkinan (rapat penjaringan) minggu-minggu ini,” kata Arnawa, Selasa (16/4).

    Soal aspirasi yang mengemuka, politisi yang akrab disapa Komet tersebut menyebut tidak jauh berbeda dengan hasil rapat penjaringan di internal DPC PDIP Bangli.

    Formasinya antara Koster-Giri atau Koster-Ace. “Kira-kira seperti itu. Tunggu saja hasil rapat penjaringan nanti,” imbuhnya.

    Bahkan saat ditegaskan kembali apa saja pertimbangan yang melatari kemunculan dua pasang nama itu, Komet yang juga anggota DPRD Tabanan itu enggan memberikan komentar.

    Baca Juga:  1.542 PPPK Guru-Nakes di Tabanan Jalani Pelantikan

    “Ya tunggu saja hasil rapat (penjaringan). Satu atau dua hari ini kami akan rapat,” tukasnya.

    Di beberapa wilayah, eskalasi bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Bali dari internal PDIP sudah mengemuka.

    Selain calon petahana Koster-Ace, muncul nama Giri Prasta yang kini masih menjadi Bupati Badung untuk diusulkan sebagai bakal calon gubernur Bali.

    Aspirasi yang mendukung Giri Prasta maju sebagai calon gubernur Bali itu muncul dalam beberapa baliho pada sejumlah wilayah seperti Badung dan Buleleng.

    Baca Juga:  Bupati Tabanan Lepas 36 Calon Jemaah Haji Tabanan ke Tanah Suci

    Dalam sebuah kesempatan, Giri Prasta mengaku tidak mengetahui soal pemasangan baliho tersebut. Bahkan, ia menegaskan dirinya tidak akan mencalonkan diri sebagai bacagub.

    Terlepas dari pernyataan itu, toh kemunculan baliho itu menyiratkan pesan bahwa bursa bakal calon gubernur di internal PDIP akan berlangsung seru.

    Terlebih PDIP menjadi partai yang berhasil mengantarkan Koster-Ace tampil sebagai gubernur dan wakil gubernur periode 2018-2023. (c/kb)

    Back to top button