DenpasarHiburanSeni Budaya

AMP NKRI dan ILDI Bali Gelar ‘Kartini Berdansa’ Lestarikan Warisan Budaya Nusantara

    DENPASAR, Kilasbali.com – Untuk menyemarakkan Hari Kartini pada tanggal 21 April 2024, Aliansi Masyarakat Pembela (AMP) NKRI berkolaborasi dengan Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Bali menggelar ‘Kartini Berdansa’.

    Acara ini berlangsung di Restorant Mirabaliku, Jalan Kapten Tantular No 18, Denpasar, Bali, Minggu (21/4) pagi, mulai pukul 10.00 WITA.

    Kartini Berdansa ini berupa jamming line dance dan fashion show dengan dresscode berkain dan mengenakan pakaian kebaya.

    Ketua AMP NKRI Mira Andayani mengatakan, acara bertajuk ‘Kartini Berdansa’ ini sebagai ungkapan terima kasih atas jasa-jasa Pahlawan Nasional RA Kartini.

    Baca Juga:  Menko Marves Sebut Kesuksesan WWF 2024 Berkat Jokowi

    Karena atas perjuangannya terhadap emansipasi wanita, kaum perempuan saat ini mendapatkan hak dan kedudukan yang sama dengan laki-laki.

    “Kalau tidak ada jasa-jasa beliau, maka kaum perempuan tidak bisa seperti saat ini,” ungkapnya.

    Dikatakan, perjuangan RA Kartini yang tertuang dalam sebuah buku ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’, memiliki makna yang sangat dalam. Salah satunya, sesuatu permasalahan pastinya terdapat jalan keluar.

    Baca Juga:  Tekan Laju Inflasi Kota Denpasar

    “Ini menjadi penyemangat yang membuat kaum perempuan bisa bangkit dan sejajar dengan laki-laki,” tuturnya.

    Kendati demikian, di tengah emansipasi perempuan yang saat ini terjadi, bukan serta merta meninggalkan kodratnya.

    Yakni menjadi ibu rumah tangga, mengasuh dan membesarkan anak-anaknya. Bahkan, menjadi penopang ekonomi keluarga.

    “Jasa beliaulah yang akan peringati saat Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April,” tandasnya.

    Terkait Kartini Berdansa, Mira menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kaum perempuan mengekspresikan diri.

    Baca Juga:  Duet Perdana Gek Rani feat Aristya, 'Baliku' Lagu Nuansa Adat Budaya Bali

    Sekaligus, lanjut dia, melestarikan kain dan kebaya yang merupakan warisan budaya nusantara.

    “Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi, dan mempererat tali persaudaraan,” pungkasnya. (jus/kb)

    Back to top button