PolitikTabanan

Baliho Giri Prasta Bali 1 Muncul di Kediri, Begini Kata Ketua PAC PDIP Setempat

    TABANAN, Kilasbali.com – Baliho Giri Prasta Bali 1 kian gencar bermunculan di beberapa daerah di Bali. Tidak terkecuali di Kabupaten Tabanan.

    Baliho yang mendukung Bupati Badung Nyoman Giri Prasta untuk maju sebagai calon gubernur Bali itu terpasang pada billboard di simpang patung Wisnu Murti.

    Baliho tersebut setidaknya sudah mulai terpasang sejak Jumat (21/4) malam. Bahkan kabarnya, baliho serupa masih akan dipasang di beberapa tempat lainnya.

    Menariknya, dalam baliho tersebut juga terpampang wajah Ketua PAC PDIP Kediri I Nyoman Mulyadi.

    Minggu (21/4), Mulyadi mengiyakan pemasangan baliho itu dilakukan oleh pihaknya sebagai sebuah sikap politik.

    Baca Juga:  Ini Dia Perda Lokasi Larangan Menaikkan Layangan di Bali

    Meski sikap itu berbeda dengan keputusan rapat pleno penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang dilaksanakan DPC PDIP Tabanan, Jumat (19/4).

    “(Agar PDIP) memberikan kesempatan bagi kader untuk ikut berpartisipasi. Ini kan penjaringan,” ujar Mulyadi.

    Menurutnya, dalam rapat pleno kemarin, PAC-PAC diarahkan untuk mendukung paket yang sudah jadi yakni Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Cok Ace) atau Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri).

    “PAC-PAC tidak ada bicara seperti itu. Semestinya, ini kan penjaringan, beri kesempatan PAC-PAC menyampaikan (aspirasi). Ini kan tidak. Diarahkan kepada paket yang sudah ada. Ini kan penjaringan, kenapa sudah ngomongin paket,” tukasnya.

    Ia juga mengungkapkan, setidaknya ada tiga PAC yang mendukung agar Giri Prasta dicalonkan sebagai gubernur oleh PDIP. Ketiga PAC itu antara lain PAC Kediri yang ia pimpin, PAC Pupuan, dan PAC Tabanan.

    Baca Juga:  Terobosan Sistem Tol Non Tunai Nirsentuh Pertama di Indonesia

    Secara gambling Mulyadi juga menyampaikan apa yang menjadi pertimbangannya mendukung Giri Prasta untuk dicalonkan sebagai gubernur. Menurutnya, sikap ini tidak terlepas dari kekecewaannya selama Koster memimpin Bali.

    “Alasannya, khusus untuk Tabanan, kami kecewa dengan Pak Koster sewaktu menjadi gubernur kemarin. Janji-janjinya banyak di Tabanan tidak terpenuhi. Bantuan-bantuan dari provinsi sangat minim sekali,” ungkapnya.

    Baca Juga:  Serahkan Hibah Rp 2,1 Miliar di Tampak Gangsul, Bukti Konkret Komitmen Bupati Giri Prasta Ringankan Masyarakat Bali

    Syukur, sambung Mulyadi, ada Nyoman Giri Prasta selaku Bupati Badung yang membuka aliran dana dari Badung ke kabupaten-kabupaten lainnya.

    “Dana Pemkab Badung berapa digelontorkan ke Tabanan. Sedangkan kemarin saya ikut memenangkan Koster, setelah menang sampai sekarang tidak ada komunikasi. Saya sangat kecewa,” pungkasnya. (c/kb)

    Back to top button