PolitikTabanan

PDIP-Golkar Tabanan Tunjukkan Sinyal Koalisi di Pilkada 2024

    TABANAN, Kilasbali.com – Pertemuan elite PDIP dan Golkar Tabanan dalam makan siang bersama di salah satu tempat memberikan sinyal keduanya akan berkoalisi dalam Pilkada 2024.

    Bila ini terjadi, peluang pertarungan figur melawan kotak kosong dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Tabanan besar kemungkinan akan terjadi.

    Sejauh ini, baik petinggi PDIP maupun Golkar belum ada memberikan keterangan resmi bahwa kedua partai tersebut akan berkoalisi dalam Pilkada 2024.

    Seperti diungkapkan Sekretaris DPC PDIP Tabanan I Nyoman Arnawa, pertemuan dengan elite Golkar Tabanan plus unsur DPP tersebut belum sampai menyentuh pembahasan koalisi.

    “Cuma silaturahmi saja. Artinya Golkar mau ikut mendukung (pasangan cabup-cawabup PDIP) ya terserah mereka,” kata Arnawa, Rabu (24/4).

    Baca Juga:  Banggar-TAPD Bahas KUA/PPAS, Pendapatan APBD 2025 Dirancang Rp 698 M

    Menurutnya, PDIP secara mandiri telah sanggup mengusung pasangan cabup dan cawabup sendiri dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Tabanan.

    “Arah ke sana (mendukung) memang ada) dan itu sah-sah saja,” tegas politisi asal Penebel yang akrab disapa Komet ini.

    Meski mampu mengusung pasangan cabup-cawabup secara mandiri, sambung Komet, bukan berarti PDIP menutup ruang bagi partai lain untuk turut bergabung memberikan dukungan.

    Termasuk dengan Gerindra meskipun sampai sejauh ini komunikasi dengan partai tersebut belum ada sama sekali.

    “Ini (pertemuan dengan elite Golkar Tabanan) baru tahap penjajakan. Pertemuan awal. Belum ada kesepakatan. Nanti tentunya mereka punya mekanismes sendiri. Kami juga perlu menunggu rekomendasi dari induk partai mereka,” tegasnya.

    Baca Juga:  Pemkab Tabanan Hendak Bangun Taman Perjuangan, Ditarget Selesai Akhir 2024

    Secara terpisah, Sekretaris DPD II Partai Golkar Tabanan I Made Asta Dharma memberikan pernyataan senada.

    Menurutnya, pertemuan dengan elite PDIP beberapa waktu lalu baru sebatas silaturahmi pasca Pemilu 2024 dengan harapan pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan aman dan lancar. “Pertemuan itu masih cair. Belum ada bahas koalisi,” ujar Asta Dharma.

    Ia menyebutkan, berbagai peluang politik dalam konteks Pilkada 2024 pasti ada. Tergantung intensitas komunikasi politik yang dibangun ditambah dengan arahan dari induk Partai Golkar di pusat maupun provinsi. “Kami kan tegak lurus dengan partai,” tegasnya.

    Baca Juga:  Rumah Warga Kelating Kebakaran, Kerugiannya Mencapai Ratusan Juta

    Bila merujuk pada kebijakan politik di tingkat pusat, khususnya arahan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, konstelasi koalisi di tingkat Pemilu dengan Pilkada berbeda. “Jelas. Dari ketua umum, kami menyesuaikan dengan situasi di daerah,” jelasnya.

    Karena itu, Asta Dharma juga tidak menampik bila pertemuan dengan elite PDIP Tabanan beberapa waktu lalu merupakan tahap penjajakan dalam konteks membangun koalisi di Pilkada 2024.

    “Bisa disimpulkan dalam tahap penjajakan. Bisa juga dibaca seperti itu. Tapi kemarin belum ada keputusan. Suasana masih cair. Masih bincang-bincang ringan,” tukasnya. (c/kb)

    Back to top button