Denpasar

Spirit Vasudhaiva Kutumbakam dalam Pelayanan Umat Hindu

Jaya Negara Buka Lokasabha Ke-V PHDI Kota Denpasar

    DENPASAR, Kilasbali.com – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka Lokasabha V Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar Tahun 2024 yang ditandai dengan pemukulan Gong di Pura Agung Lokanatha, Kota Denpasar, Minggu (12/5).

    Lokasabha kali ini mengusung tema ‘Melalui Lokasabha V Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar, Kita Tingkatkan Sradha dan Bhakti dalam Pelayanan Umat Hindu dari Kota Denpasar Menuju Hindu Nusantara’.

    Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara memberikan piagam penghargaan kepada lima orang tokoh yang berjasa dalam bidang keagamaan dan pendidikan agama Hindu.

    Ngurah Jaya Negara mengatakan, tema Lokasabha kali ini mengingatkan kembali makna hidup sebagai Umat Hindu yang senantiasa melayani sesama. Hal tersebut baik di dalam organisasi sebagai pengurus dan anggota, maupun masyarakat dalam kehidupan bersosial, serta baik itu untuk umat Hindu Bali, maupun nusantara.

    Baca Juga:  Danrem 163/Wira Satya Siapkan Sanksi Tegas Jika Prajurit Terlibat Judol

    Jaya Negara juga mengapresiasi atas segala pelayanan PHDI kepada umat. Hal ini tidak hanya dalam tuntunan, namun berbagai kegiatan seperti metatah massal gratis, mebayuh otonan gratis, dan lain sebagainya, yang merupakan wujud dari semangat Sewaka Dharma yakni melayani adalah kewajiban serta Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara.

    “Mari kita gelorakan spirit Vasudhaiva Kutumbakam serta Sewakadarma dalam memberikan pelayanan umat, dan kami berharap pemilihan kepengurusan baru dapat menjadi penerus segala capaian dan pengayom seluruh umat yang ada di Kota Denpasar sebagai penguat eksistensi umat Hindu dalam berbhineka tunggal ika,” ajak Jaya Negara.

    Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Bali, I Nyoman Kenak menyampaikan, pengurus PHDI harus bisa dan mampu melayani umat. Hal ini utamanya dalam kepentingan untuk menjaga dan menguatkan adat dan istiadat Bali. Sehingga kedepan adat dan tradisi Bali ajeg sebagai warisan leluhur yang adiluhung.

    Baca Juga:  Atlet Tarung Derajat Jatim Latih Tanding ke Bali, Bambang Haryo Soekartono Kecewa

    “Saat ini kita berkumpul bukan hanya untuk memilih pengurus dan merencanakan program kerja periode ke depan, namun berkomitmen untuk bisa bersama-sama dan bekerjasama demi kepentingan umat,” ujar Nyoman Kenak. (m/r/kb)

    Back to top button